oleh

Berisiko Bagi Kesehatan, WHO Tidak Sarankan Penyemprotan Disinfektan Langsung ke Tubuh

Kabar6-Saat ini di beberapa tempat, khususnya pada pintu masuk sebuah perusahaan dan juga perumahan warga, telah disediakan sebuah tempat atau bilik disinfektan untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh.

Organisasi Kesehatan Dunia atau (WHO), melansir Dreamers, memberi peringatan untuk tidak menyemprotkan atau memakai cairan disinfektan langsung ke tubuh. Hal ini di khawatirkan karena kandungan dalam cairan disinfektan dapat berisiko bagi kesehataan.

Menyemprot bahan-bahan kimia seperti itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, contohnya mata dan mulut, demikian tulis WHO dari akun Twitter resminya.

Bahan kimia tersebut seperti alkohol dan klorin yang biasanya menjadi bahan dasar yang terdapat dalam cairan disinfektan, bahan ini juga dinilai ampuh untuk membunuh virus dan bakteri.

Terpapar cairan disinfektan yang berbahan dasar alkohol dan klorin dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. ** Baca juga: Dilarang untuk Hindari Penularan COVID-19, Mengapa Seseorang Sering Menyentuh Wajah?

Jadi, mencuci tangan dengan menggunakan sabun adalah hal paling ampuh untuk mengusir virus yang menempel. Sedangkan, hand sanitizer hanya dipakai jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan, seperti ketika berkendara atau berada di kendaraan umum.(ilj/bbs)

Berita Terbaru