oleh

Beri Anak Hanya Makanan Vegan, Pasutri Ini Dilaporkan ke Polisi

Kabar6-Pasangan suami istri (pasutri) asal Australia harus menjalani gugatan hukum karena hanya memberi anak mereka makanan vegan. Hal itu dilakukan lantaran pasutri yang tidak disebutkan namanya itu memang sedang menjalani diet vegan ekstrem. Akibatnya, sang anak menderita sakit.

Vegan adalah diet yang hanya mengonsumsi makanan yang ditanam seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Vegan tidak mengonsumsi makanan yang bersumber dari hewan, termasuk produk dari hewan, seperti susu, telur, keju, madu, dan lainnya.

Pasangan berusia 32 dan 34 tahun ini, melansir Wolipop, dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Australia karena gagal mengurus anak mereka yang berusia 19 bulan dengan baik. Sang anak yang hanya diberi makanan vegan seperti kedua orangtuanya kini menderita rakitis, kelainan pertumbuhan tulang yang disebabkan karena kekurangan gizi.

Kasus orangtua penganut diet vegan ekstrem yang membuat anak mereka kekurangan gizi ini terungkap setelah pada Maret 2018, balita perempuan tersebut dibawa ke rumah sakit. Sang ibu mengatakan pada pihak rumah sakit bahwa seluruh keluarganya menjalani diet vegan. Berbeda dengan vegetarian yang tidak mengonsumsi daging tapi masih menolerir produk susu, seorang vegan tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali termasuk susu dan telur.

Anak balita tersebut, menurut keterangan sang ibu, biasanya mengonsumsi satu cup oats dengan susu beras dan setengah potong pisang di pagi hari. Pada siang hari, sang anak diberinya satu potong roti dengan selai buah atau selai kaccang. Dan pada malam hari, anak tersebut diberi makan tofu, nasi atau kentang.

Sang ibu mengklaim anaknya termasuk tipe susah makan. Jadi sehari-harinya sang anak biasanya hanya makan oat atau gandum. Berdasarkan pemeriksaan pihak rumah sakit, anak balita tersebut mengalami malnutrisi. Bahkan level vitamin D di dalam tubuhnya tidak dapat dideteksi karena begitu sedikitnya. Dokter menyebutkan kondisi sang anak saat tiba di rumah sakit begitu ‘ringkih’. Tulangnya bisa patah dengan mudahnya karena begitu lemahnya. ** Baca juga: Nahas, Seorang Pencuri Terjebak dalam Cerobong Asap Selama 2 Hari

Pihak kepolisian turun tangan setelah pihak rumah sakit tidak bisa membuat orangtua anak tersebut mengubah pikiran mereka bahwa penyebab sang anak kekurangan nutrisi karena selama ini hanya diberi makanan vegan. Bahkan menurut sang dokter, ayah dari anak balita tersebut terlihat tidak khawatir meskipun mengetahui pertumbuhan putrinya tidak seperti anak-anak kebanyakan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru