oleh

Berdasarkan Gaji Tahunan, Ada 5 Presiden yang Disebut Termiskin di Dunia

Kabar6-Seperti layaknya karyawan, seorang presiden juga mendapat gaji tiap bulan, termasuk juga sejumlah fasilitas. Namun tiap presiden tentu saja memiliki gaji yang berbeda di tiap negara.

Sejumlah presiden mendapatkan gaji tidak seberapa dibandingkan presiden negara lainnya. Melansir Sindonews, berikut lima presiden termiskin di dunia berdasarkan gaji tahunan:

1. Mahmoud Ahmadinejad (Iran)
Mahmoud Ahmadinejad menjadi Presiden Iran sejak Agustus 2005, merupakan pelopor aliansi kelompok konservatif yang disebut Aliansi Pembangun Islam Iran. Selama berkuasa, Ahmadinejad memang dikenal sebagai sosok yang sederhana. Ia juga dilaporkan menerima gaji tahunan sekira Rp42,7 juta.

2. Hamid Karzai (Afghanistan)
Hamid Karzai menjadi Presiden Afghanistan sejak Desember 2001. Ia pertama kali dipilih sebagai Ketua pemerintahan sementara oleh tokoh politik lainnya selama konferensi internasional tentang Afghanistan.

Dilaporkan, Karzai mendapatkan gaji per tahun senilai sekira Rp89,7 juta. ** Baca juga: Syarat Pembebasan, Terdakwa Pemerkosa Wajib Cuci Baju Milik Semua Wanita di Desanya

3. Robert Mugabe (Zimbabwe)
Pada 1987, Robert Mugabe menjadi Presiden Zimbabwe. Sebelum menjadi Presiden, Mugabe mengambil kekuasaan pada 1980 sebagai perdana menteri.

Dia terlibat sejumlah kontroversi, seperti penjarahan negara tetangga Kongo dengan bentuk membantu pemerintah yang berikutnya. Mugabe mendapatkan gaji tahunan sekira Rp256 juta.

4. Marin Raykov Nikolov (Bulgaria)
Marin Raykov Nikolov menjabat sebagai Perdana Menteri Bulgaria sejak Maret 2013. Dia mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Perdana Menteri sebelumnya, Boyko Borisov. Nikolov dilaporkan mendapat gaji tahunan sebagai Presiden senilai sekira Rp383,5 juta.

5. Pranab Kumar Mukherjee (India)
Pranab Kumar Mukherjee menjadi Presiden India pada Juli 2012. Mukherjee pernah menjadi Menteri Keuangan Serikat sebelum terpilih sebagai Presiden. Mukherjee disebut mendapat gaji tahunan sebesar sekira Rp458,7 juta.

Bagaimana dengan negara-negara lain? (ilj/bbs)

Berita Terbaru