Bercanda Soal Bom, Penumpang Lion Air Diturunkan di Bandara Soetta

kabar6.com
RM (tengah) saat diamankan oleh petugas bandara Soetta.(res)

Kabar6-Seorang penumpang Lion Air bernomor penerbangan JT 620 rute Jakarta-Tanjung Pinang Riau, harus berurusan dengan petugas Bandara Soekarno-Hatta (soetta) lantaran melontarkan candaan bom.

“Kejadian bermula, kerika RM (53) ditanya oleh pramugari mengenai isi tas dibawa. RM kemudian mengatakan bahwa dia membawa bom dan enggan menyerahkan tasnya untuk diperiksa petugas. Saat itu petugas sempat meminta RM untuk tidak meletakkan tas di jendela darurat,” ujar Corporate Communication Strategic, Danang Mandala dalam keterangan rilisnya, Selasa (14/8/2018).

Ia mengatakan, pihaknya telah mengkonfirmasi tiga kali atas apa yang diucapkan RM, namun ia tetap menyebutkan bom pada barang bawaannya. Kejadian ini terjadi saat proses boarding di dalan kabin.

“Dalam memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, kru pesawat telah melakukan prosedur sesuai standart penanganan ancaman bom,” ujar Danang.

Ia mengatakan, pihaknya telah memberikan sikap atas adanya kejadian tersebut. Bahkan akibat adanya peristiwa tersebut, pihaknya juga mengalami kendala penundaan penerbangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda mencurigakan di pesawat. “Sesuai prosedur, kami turunkan RM beserta bagasinya,” ujarnya.

Sementara, Branch Communication Manager Bandara Soetta, Haerul Anwar turut membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi yang di himpun, RM merupakan anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Haerul mengatakan, setelah diperiksa oleh Aviation Security, RM diserahkan kepada petugas Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah I Soetta.

“Yang bersangkutan telah diseragkan kepada Otoritas Bandara untuk di proses lebih lanjut. Penumpang diupayakan harus tunduk dan patuh pada apa yang diisyaratkan petugas, karena kita ingin bandara aman dari teror dan sebagainya, jadi jangan bercanda soal bom,” ujar Haerul.(Res)