Home / Aneka Berita / Sehat / Benarkah Tidak Konsumsi Nasi Bikin Seseorang Lebih Sehat?
kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Benarkah Tidak Konsumsi Nasi Bikin Seseorang Lebih Sehat?

Kabar6-Mungkin Anda termasuk orang yang harus makan nasi, meskipun telah mengonsumsi aneka camilan yang mengandung karbohidrat. Ya, nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat penting bagi tubuh. Tubuh memerlukan karbohidrat sebagai sumber energi yang menopang aktivitas sehari-hari. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, tubuh akan terbantu dalam pembakaran kalori menjadi energi.

Meski demikian, seperti dilansir Kompas, tidak sedikit orang yang menjadi nasi sebagai ‘musuh’, terutama para pelaku diet. Diyakini, kandungan glukosa dalam nasi akan meningkatkan berat badan. Padahal, apabila kita dengan sengaja tidak mengonsumsi nasi atau karbohidrat lain, tubuh tidak akan mendapat energi untuk beraktivitas secara optimal. Bahkan, tubuh akan mengalami penurunan metabolisme dan kehilangan massa otot. Artinya, nasi bisa menjadi salah satu sumber energi.

Meskipun demikian, bukan berarti kita juga harus selalu menyertakan nasi setiapkali makan. Tidak mengonsumsi nasi sama sekali juga tidak akan membawa masalah, asalkan kita juga mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat. Dengan demikian, jumlah karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh dapat tercukupi.

Orang dewasa sehat umumnya dianjurkan untuk menerima asupan karbohidrat sebanyak 300-400 gram/hari. Kebutuhan ini dapat dipenuhi tidak hanya dari nasi, tapi bisa juga dari kentang, roti, bihun, ubi, dan berbagai makanan lainnya yang sejenis.

Kekurangan karbohidrat juga memaksa tubuh untuk mengambil protein dan lemak sebagai sumber energi. Meskipun lemak dapat ‘dibakar’, proses ini dapat menyebabkan liver memproduksi ketone dan mengalami penumpukan di dalam darah. Akibatnya, Anda akan mengalami pusing, lemas, mual, dan dehidrasi.

Selain itu, kekurangan karbohidrat juga membuat tubuh kekurangan nutrisi penting lain. Hal ini juga mengakibatkan beberapa efek samping, yakni rasa lelah berlebihan, sakit kepala, bau mulut, gangguan pencernaan (sembelit dan diare), kekurangan serat, vitamin, mineral, dan meningkatkan risiko penyakit kronis. ** Baca juga: Durasi Aman Bagi Mata untuk Menatap Layar Ponsel

Jadi jika Anda berniat ingin mengurangi asupan karbohidrat, jangan lalai memperhatikan asupan protein, serat, dan gizi sebagai penyeimbang.(ilj/bbs)

Check Also

Dehidrasi Bisa Disebabkan Karena Kurang Tidur, Ini Penjelasannya

Kabar6-Sebuah studi terbaru mengungkapkan, tidur kurang dari enam jam dapat membuat tubuh tidak terhidrasi dengan ...