oleh

Benarkah Kerja di Malam Hari Bisa Turunkan Laju Metabolisme Tubuh?

Kabar6-Metabolisme tubuh adalah proses di mana tubuh mengubah makanan dan minuman menjadi energi. Selama proses ini, kalori dalam makanan dan minuman akan bekerja dengan oksigen untuk menghasilkan energi agar tubuh berfungsi dengan baik.

Sebuah penelitian dalam lingkup kecil menemukan, bekerja di malam hari dan tidur di siang hari dapat memperlambat metabolisme tubuh. Para peneliti, melansir newsmaxhealth, meminta 14 orang sukarelawan untuk bekerja di malam hari, dan menemukan bahwa pembakaran kalori dalam tubuhnya pun langsung berkurang setiap harinya.

Biasanya, pembakaran kalori akan menurun hingga 52-59 kalori pada saat seseorang bekerja di malam hari. Hal ini mungkin terlihat sedikit, tetapi bila terus berlangsung maka juga akan berdampak pada berat badan Anda nantinya.

Hasil penelitian ini pun menguatkan hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja di malam hari atau memiliki jadwal kerja berbeda setiap harinya memang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami obesitas, diabetes, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Hal ini karena, bekerja di malam hari berlawanan dengan fungsi dasar tubuh seseorang dan mengganggu pembakaran kalori. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 14 orang dan meminta mereka untuk tinggal di laboratorium selama enam hari.

Selama dua hari pertama, para peserta penelitian diminta untuk bekerja seperti biasa, kemudian beberapa hari selanjutnya mereka diminta untuk bekerja di malam hari dan tidur di siang hari.

Makanan yang dikonsumsi oleh para peserta penelitian juga diawasi secara ketat, sehingga mereka pun mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang sama setiap harinya. Meskipun demikian, jumlah pembakaran kalori para peserta penelitian pun berkurang setiap kali mereka bekerja di malam hari.

Para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti apa penyebab terjadinya hal ini, tetapi mereka menduga hal ini mungkin dikarenakan kerja di malam hari dapat mengganggu irama sirkardian alami tubuh seseorang, yang selain mengatur waktu tidur dan bangun seseorang, juga berfungsi untuk mengatur laju metabolisme tubuh.

Namun karena penelitian ini hanya mengamati sedikit orang dalam lingkungan yang terkendali selama beberapa hari, maka para peneliti pun tidak dapat memastikan apakah perubahan metabolisme tubuh ini juga terjadi pada orang lain yang bekerja di malam hari.

Dikatakan para peneliti, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah perubahan ini hanya berlangsung sesaat, apakah tubuh dapat beradaptasi bila hal ini telah berlangsung cukup lama, dan bagaimana perubahan ini terjadi.

Untuk mencegah terjadinya peningkatan berat badan, para ahli gizi menyarankan agar mereka tetap berolahraga secara teratur dan mengonsumsi diet sehat dengan porsi kecil tetapi lebih sering, sehingga energi pun lebih stabil sepanjang hari yang membuat mereka tidak tergoda untuk makan secara berlebihan.

Selain itu, pastikan juga mengonsumsi cukup cairan dan serat. ** Baca juga: Studi: Anak yang Punya Trauma Akibat Kekerasan dan Pelecehan Bisa Alami Penuaan Fisik Lebih Dini

Hal lain, tidur yang cukup juga berperan penting untuk menjaga berat badan tetap ideal. Para ahli menganjurkan agar Anda tidur selama 5-6 jam setelah waktu kerja selesai, dan tidur siang selama dua jam.(ilj/bbs)

Berita Terbaru