oleh

Begini Status BB Kus Hendratna Sesaat Sebelum Tewas Ditembak

Kabar6-Ada yang aneh pada diri Aiptu Kus Hendratna (bukan Aipda Kus Hendratma seperti yang diberitakan sebelumnya), sesaat sebelum tewas ditembak di Jalan Graha Raya, sekitar 100 meter dari Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tempatnya bekerja.

Anggota polisi yang bertugas sebagai Binamas Pondok Kacang Barat ini sempat menulis status unik di smart phone BlackBerry (BB) miliknya sebelum akhirnya tewas beberapa jam sebelum HUT Kemerdekaan RI ke 68 tiba.

“Merdeka. Yes mati mengko disik”, begitu tulisan kata-kata pada status BB Kus Hendratna yang berarti, Merdeka. Ya mati nanti dulu.

Pascatewasnya Kus Hendratna, status BB itupun sempat menjadi perbincangan sejumlah rekan-rekannya di Mapolsek Pondok Aren. “Mungkin status itu sebagai pertanda,” ujar salah seorang anggota polisi yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (17/8/2013).

Rencananya, jenazah Kus Hendratna akan dimakamkan di kampung kelahirannya, di Desa Triharjo, Kecamatan Kulon Progo, Jogjakarta.

Sedianya, Aiptu Kus Hendratna dan Bripda Ahmad Maulana tewas ditembak dua orang tak dikenal di Jalan Graha Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Jumat (16/8/2013) malam.

Penembakan keduanya semakin menambah panjang daftar kasus penembakan terhadap anggota polisi yang terjadi diwilayah Kota Tangsel.

Sebelumnya, dua kasus penembakan juga menimpa dua anggota polisi lainnya. Pada dua kasus tersebut, seorang polisi tewas dan seorang lainnya selamat mesti mendapatkan luka serius.

Penembakan pertama dialami Aipda Fatah Saktiyono, anggota Satuan Lalulintas Polres Jakarta Pusat (Jakpus) yang sedang melintas di jalan Raya Cirendeu, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangsel, pada Sabtu (27/7/2013). Nyawa korban berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Sedangkan penembakan kedua terjadi sepekan lalu dialami Aiptu Dwiyatno, anggota Polsek Cilandak saat melintas menggunakan sepeda motor dinas Suzuki Smash nopol 2643-31 VII di Gang Mandor, Jalan Otista Raya, RT 03/11, Kelurahan Ciputat, Ciputat, Kota Tangsel, pada Rabu (7/8/2013) lalu.

Korban tewas sekitar 50 meter dari pintu gerbang masuk RS Sari Asih Ciputat, setelah dua butir timah panas menembus kepala bagian belakang.(turnya/rani/abie/tom migran)

Berita Terbaru