oleh

Begini Sikap Kubu WH-Andika Hadapi Manuver Rival

Media Warman.(yud)

Kabar6-Kubu Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, menanggapi dingin atas serangkaian manuver politik yang dilakukan kubu rivalnya, kubu Paslon nomor urut dua, Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

“Tentu kami akan mengikuti manuver pihak lawan,” kata Media Warman, Sekretaris tim pemenangan WH-Andika dihubungi kabar6.com, Jum’at (24/2/2017).

Ia mengaku akan tetap menghormati manuver yang tengah gencar dilakukan kubu rivalnya, seperti manuver aksi demo yang digelar di Kantor Panwaslu dan Kantor KPUD Kota Tangerang, Kamis (23/2/2017) kemarin.

Media menyebut, bila sikap dan pesan politik yang disampaikan dalam aksi demo itu, merupakan hak setiap warga negara dalam menyalurkan aspirasinya.

Meski demikian, Media tetap mengajak agar kubu rival untuk bisa berpolitik dengan santun serta menerima hasil dari proses pesta demokrasi Pilgub Banten yang sudah digelar pada 15 Februari lalu.
Politikus asal Partai Demokrat itu menilai, bila saat ini realitas yang terjadi di tengah masyarakat Banten, secara umum sudah tenang. Makanya, tidak seharusnya diprovokasi.

“Jangan lagi diprovokasi dengan hal-hal yang seharusnya tidak dikehendaki rakyat. Dan, buat apa ada deklarasi siap menang siap kalah,” katanya.

Tak hanya itu, Media secara tegas juga membantah soal berhembusnya isu adanya dua orang tim sukses yang ditangkap di wilayah Bogor dan Wonosobo, dengan barang bukti mie instan dan sembako bergambar Paslon WH-Andika. Aparat penegak hukum dipersilahkan untuk mengusut tuntas kasus politik uang tersebut.

“Itu bukan Timses kami. Dan, kami tidak ada hubungan dengan mereka,” klaimnya.**Baca juga: Ini Penyebab Empat TPS di Kota Tangerang Harus PSU.

Media menambahkan, pihaknya juga tak bisa menolak keputusan bahwa Sabtu besok mesti digelar PSU pada empat TPS di Kota Tangerang.**Baca juga: Panwaslu Kota Tangerang Rekomendasikan PSU di Empat TPS.

“Insya Allah justru akan menambah kemenangan paslon nomor satu. Seperti PSU yang sudah pernah terjadi di Teluknaga,” tutup Media.(yud)

Berita Terbaru