oleh

Begini Nestapa GMNI Pandeglang di Hari Pahlawan

Kabar6-Banyak cara dilakukan untuk memperingati Hari Pahlawan. Seperti yang dilakukan puluhan mahasiswa dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pandeglang.

Ya, mereka menggelar refleksi Hari Pahlawan di Tugu Jam Alun-alun Pandeglang, Selasa (10/11/2015).

Aksi tersebut bertujuan mengingatkan pemerintah yang saat ini terkesan sudah lupa dengan cita-cita para pahlawan, yang sejatinya sudah mengorbankan jiwa dan raganya demi meraih kemerdekaan.

Ketua GMNI Pandeglang, Dean Bayu Pradana menyebut, bila saat ini pemerintah justru banyak melakukan kegiatan, sebagaimana yang dilakukan kaum kapitalis asing maupun lokal, untuk mengekspoitasi kekayaan alam Indonesia yang terus merajalela.

Mirisnya, semua itu bukan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat, justru sebaliknya membuat rakyat semakin miskin dan sengsara.

“Kekayaan alam yang kita miliki dipergunakan bukan untuk kesejahtraan rakyatnya, melainkan di ekspor keluar negeri untuk kesejahtraan golongannya,” imbuhnya.

Menurut Dean, bila dulu para pahlawan berani mati-matian untuk mempertahankan kekayaan Indonesia demi kemakmuran masyarakat Indonesia, justru kini pemerintah belum sepenuhnya ikut serta mengambangkan kekayaan budaya lokal.

“Budaya lokal kita sudah banyak di klaim oleh bangsa asing, dimana letak kepedulian pemerintah dalam hal ini. Kami menilai mereka gagal total dalam hal ini,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kordinator Lapangan (Korlap) aksi GMNI Kabupaten Pandeglang, Maman Maulana. Menurutnya, bahwa lembaga yudikatif ikut serta dalam menghianati rakyat Indonesia.

Terbukti dengan banyaknya kasus-kasus hukum yang sampai saat ini belum tuntas, di tambah lagi banyak oknum anggota legislatif yang bermain proyek. **Baca juga: Hari Pahlawan, Polsek Kelapa Dua Tutup Bundaran Paramount Satu Menit.

“Jika keadaan negeri tidak pernah menghormati jasa pahlawan, maka selamanya negeri ini tidak akan besar dimata dunia,” ujarnya.(mg/tom migran)

 

Berita Terbaru