Begini Kronologis Perampokan RPH Cibodas Versi Polisi

kabar6.com
Pelaku perampokan RPH Cibodas saat Konferensi Pers di Polrestro Tangerang.(Res)

Kabar6-Petugas Polres Metropolitan Tangerang Kota mengungkap kronologis kasus perampokan Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Raya Cisadane, Kampung Panunggangan, RT 04/01, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Komplotan perampok RPH yang beranggotakan 7 orang sedianya sudah ditangkap Tim Resmob Polrestro Tangerang. Kerujuh pelaku tersebut, masing-masing berinisial Komplotan tersebut beranggotakan 7 orang, yang masing-masing pelaku berinisial Z (38), S (38), AG (34), LS (34), M (36), R (36), F (37).

Kapolres Metropolitan Tangerang Kota, Kombes Pol Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, perampokan terjadi pada Kamis (9/8/2018) pukul 01.40 WIB.

Dua pelaku, yakni Z (38) dan S (38) masuk dengan cara membobol plafon kamar mandi yang berada di lantai 2 kantor. Kemudian dua orang tersebut turun dan masuk kedalam kantor keuangan.

“Kemudian pukul 03.00 WIB, Sutikno, kasir RPH datang membawa uang hasil pemotongan hewan dan hendak di masukan ke dalam brankas. Saat itulah salah satu pelaku beraksi menodong kasir dengan benda yang diduga senpi,” ujar Kapolres Metro Kota Tangerang, Kombespol Harry Kurniawan.

Harry menjelaskan, seorang pelaku yang membawa golok langsung berinisiatif ikut menodong korban. “Kemudian pelaku mengikat korban menggunakan slayer yang ada di kantor,” ujar Kapolres.

Kemudian kedua pelaku keluar RPH dari tempat semula masuk sambil membawa tas berisi uang. Saat pelaku keluar dan berjalan di atap bangunan, diketahui oleh saksi Yunus yang ada di pabrik sebelah.

“Yunus lari sambil berteriak, selanjutnya kedua pelaku loncat dari pagar pabrik es dan kabur,” ujar Kapolres.

Harry menambahkan, beberapa pelaku lain, yaitu A (34), L (34) dan R (36) yang sudah menunggu di luar dan memantau kondisi sekitar, dengan menggunakan seragam grab agar tak di curigai oleh warga sekitar.**Baca juga: 7 Perampok RPH Cibodas Ditangkap.

Sedangkan pelaku M (36), berperan menyiapkan senjata api beserta amunisi. Sedangkan F (37) yang tak lain adalah security RPH tersebut berperan memberikan gambaran terkait lokasi penyimpanan brangkas.(Res)