oleh

Begini Kronologis Bentrokan Mahasiswa dan Petugas di Pemkot Tangerang

Kabar6-Puluhan mahasiswa berunjuk rasa dan berujung ricuh hingga berakhir baku hantam di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Kejadian yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB tersebut melibatkan Forum Aksi Mahasiswa (FAM) yang tergabung dari beberapa mahasiswa di Kota Tangerang.

Kumpulan mahasiswa itu mengawali aksinya dengan memasang spanduk dan membakar ban bekas di depan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.

Suasanya pun berubah menjadi mencekam ketika puluhan anggota FAM mulai melempar beberapa benda keras ke arah petugas di dalam pagar Puspemkot Tangerang.

“Woy kepala woy kepala woy!!!,” teriak petugas Satpol PP saat mahasiswa mulai meleparkan benda keras kearah dalam Puspemkot Tangerang.

Tak lama kemudian, keadaan pun semakin memanas ketika para mahasiswa mulai menerobos masuk pagar dengan memanjat dan mendorong pagar.

Petugas Satpol PP, Polri, dan puluhan mahasiswa pun saling malayangkan bogem mentah sambil berteriak satu sama lain.

Berbagai benda keras pun melayang di atas kepala mereka mulai dari batu, palang besi, hingga kursi besi.

Tak sedikit mahasiswa, dan petugas pun mengalami luka berat di kepapa hingga bercucuran darah.

“Anggota kami mengalami luka cukup serius dibagian pelipis, dan sekarang mendapatkan penanganan serius,” jelas Kepala Bidang Tibum Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron.

Terpantau, petugas gabungan Satpol PP dan Polri pun menangkap dan mengamankan beberapa mahasiswa yang diduga sebagai provokator.

Aksi unjuk rasa tersebut pun berhasil dipukul mundur oleh aparat gabungan.

Sementara, petugas dan mahasiswa yang terluka langsung dikirim ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis.

Diketahui, kerusuhan tersebut merupakan buntut dari keinginan FAM yang ingin bertemu Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah terkait pengobatan gratis.**Baca juga: Unjukrasa di Puspemkot Tangerang Berujung Ricuh.

Namun keinginan mereka tidak terpenuhi dan pecah suasana yang menjatuhkan korban luka-luka.(Vee)

Berita Terbaru