oleh

Beberapa Mitos Kesehatan yang Sebaiknya Anda Tahu

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Anda pasti sering mendengar beberapa hal mengenai kesehatan, termasuk mitos yang kebenarannya belum terjamin. Nah, melansir laman Women’s Health Mag, berikut adalah tips kesehatan yang ternyata tidak tepat dan merupakan mitos belaka:

1. Konsumsi delapan gelas air putih per hari
Mengkonsumsi air (H2O) memang diperlukan untuk tubuh sehingga bisa mencegah flu, membuat kenyang, dan energi tubuh terus ada. Tapi delapan gelas per hari adalah kesalahan.

“Mendapatkan cukup air bukan hanya tentang meminum dari gelas, tapi juga termasuk semua air yang terkandung dalam makanan dan minuman (lain) yang dikonsumsi,” kata Maggie Moon, R.D., seorang nutrisionis asal Los Angeles.

2. Rambut tidak dikeringkan sebelum keluar rumah sebabkan sakit
Keluar rumah dalam kondisi rambut yang masih agak basah mungkin akan membuat kita sedikit kedinginan, apalagi jika cuaca di luar sedang berangin, tapi hal itu tidak membuat kita sakit seperti terserang flu.

“Satu-satunya cara kita bisa terserang pilek atau flu adalah jika kita berkontak dengan virus-virus yang bisa menyebabkan flu tersebut,” kata Holly Phillips, M.D, seorang dokter di Women’s Health.

3. Buang air besar harus sehari sekali
Kita sering mendengar bahwa dalam satu hari minimal kita harus buang air besar (BAB) sekali. Nyatanya, frekuensi untuk bab setiap orang itu berbeda-beda tergantung dari asupan cairan, serat, dan makanan yang dikonsumsi.

4. Tidur delapan jam saat malam hari
Seperti halnya aturan minum 8 gelas air setiap hari, jumlah waktu tidur yang diperlukan setiap orang juga berbeda-beda. National Sleep Foundation menganjurkan orang dewasa untuk tidur selama 7-9 jam setiap malam agar fungsi tubuh bisa bekerja dengan baik. Tapi beberapa orang mengaku fungsi tubuhnya bisa bekerja dengan baik meski hanya tidur selama 5-6 jam per malam.

5. Harus gunakan sabun antibakteri dan sanitizer
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Antimicrobial Chemotherapy, para peneliti ‘mengadu’ sabun biasa dengan sabun antibakteri terhadap 20 jenis bakteri. Hasilnya, para peneliti mengatakan bahwa tidak perbedaan yang signifikan di antara keduanya. ** Baca juga: Bagaimana Seharusnya, Mandi Cepat dan Mandi Lama?

Semoga bermanfaat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru