BBWSCC Pernah Tegur Pengembang Perumahan di Tangsel

kabar6.com
Pengurukan lahan Situ Rompong di Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur.(Yud)

Kabar6-Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) telah melayangkan surat resmi teguran kepada PT Harapan Permai Indonesia sejak setahun silam.

Pengembang perumahan Treevista Rempoa terindikasi menguruk lahan Situ Rompong di Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur.

Teguran tertulis berdasarkan salinan surat nomor: Pw.03.02/BBWSCC/53.13 tertanggal 15 Maret 2017. Pada surat itu tertera pihak pengembang telah melakukan pemagaran seng dan menutup akses jalan menuju Situ Rompong.

“Belum (mengantongi izin resmi),” ungkap Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWSCC, Gemala Suzanti saat dikonformasi kabar6.com, Kamis (6/8/2018).

Pada surat teguran PT Hermindo diperingati telah melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. Pasal 11 ayat 2 menjelaskan, bahwa badan hukum, badan sosial atau perseorangan yang melakukan pengusahaan air dana dan sumber-sumber air harus memperoleh izin pemerintah.

Ditanya apakah pihak BBWSCC akan melakukan upaya penegakan hukum atas pelanggaran yang telah dilakukan PT Hermindo. “Maaf pak, saya tidak bisa menjawab langsung seperti ini harus melalui atasan saya,” ujar Gemala.**Baca juga: Oknum Pejabat Diduga Terlibat Pengurukan Situ Rompong.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang perumahan Treevista Rempoa belum ada yang bersedia mengklarifikasi saat disambangi di kantornya yang tak jauh dari lokasi perkara.(yud)