oleh

Baut Copot, Dermaga V Pelabuhan Merak Ambruk Masih Dilas

Kabar6-Jembatan di Dermaga V Pelabuhan Merak yang ambruk pada Sabtu (27/7/2013) malam, sudah diangkat. Diperkirakan, sekitar empat hari ke depan, dermaga sudah dapat difungsikan kembali.

“Kami belum dapat memastikan, namun kami optimis dermaga sudah dapat beroperasi saat atus mudik,” kata Mario Sardadi Oetomo, Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak di Merak, Senin (29/7/2013).

Disebutkan, proses pengelasan jembatan Dermaga V masih berlangsung hingga Senin (29/7/2013) siang. Diperkirakan, proses pengelasan akan berlangsung selama dua atau tiga hari.

Robohnya jembatan penghubung Dermaga V Pelabuhan Merak diduga karena bangunannya sudah tua.

Namun, diungkapkan Mario, usianya relatif masih muda, dibangun pada tahun 2010 dengan dana sebesar Rp 38 miliar.

“Semestinya masih kuat, usianya baru tiga tahun, tapi kami serahkan semuanya ke kepolisian untuk penyelidikan,” kata Mario.

Sebelumnya, sebuah truk dengan pelat kendaraan bernopol BE 9213 CG dari Pulau Sumatera terjun ke laut gara-gara jembatan Dermaga V ambruk. Truk pengangkut yang dikemudikan Monang M ini bermuatan tepung tapioka sebanyak 28 ton.

Truk terperosok saat berlangsung bongkar KMP Windu Karsa Pratama. Tak ada korban jiwa, sopir dan kenek selamat.

“Penyebab ambruknya dermaga itu karena ada baut pengikat yang putus,” kata Sudirman Lambali, Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai dan Penyeberangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Saat ini Dermaga V yang direncanakan akan digunakan para pemudik pengguna sepeda motor ditutup untuk penyeberangan. Kendaraan dialihkan ke dermaga-dermaga lain di pelabuhan.

ASDP bekerjasama dengan pihak kepolisian masih melakukan investigasi terhadap ambruknya dermaga.(bbs/yps)

Berita Terbaru