oleh

Batas Minimal Rp21 Miliar, Laporan Dana Kampanye Paslon Intan Rp5 juta dan Toat Rp1 Juta

Kabar6- KPU Kabupaten Pandeglang mengaku sudah menerima laporan awal dana kampanye dari kedua pasangan calon (paslon) yang akan mengikuti Pilkada Pandeglang, Banten. Laporan sementara, Pasangan Irna Narulita- Tanto Warsono Arban (Intan) sebesar Rp5 juta dan Thoni Fathoni Mukson – Miftahul Tamami (Toat) sebesar Rp1 juta.

Komisioner KPU Pandeglang Munawar menyampaikan, KPU Pandeglang sudah menerima laporan dana kampanye dari masing-masing paslon pada 25 September 2020, sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dana tersebut bisa kembali bertambah tergantung dari paslon masing-masing mengingat waktu kampanye yang masih lama.

“Besaran yang sudah diserahkan dari masing-masing calon itu untuk paslon nomor 1, sebesar Rp5 juta dan paslon nomor 2, baru Rp1 juta. Ini baru untuk laporan awal dana kampanyenya. Jadi mungkin saja bertambah, tapi tergantung dari paslonnya juga,” jelas Munawar, Selasa (28/9/2020).

Batasan minimal dana kampanye secara keseluruhan, kata Munawar, sebesar Rp21 miliar untuk masing-masing paslon. Namun apabila jumlah tersebut melebihi batas yang sudah ditentukan, maka secara otomatis harus ada pengembalian ke kas negara dengan batas waktu yang telah ditentukan.

“Laporan awal dana kampanye kan bertahap yakni penyerahan laporan awal dana kampanye, penyerahan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye dan penyerahan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Untuk pengembalian ini adanya di akhir,” bebernya.

Dana kampanye bisa bersumber dari partai politik atau perseorangan yang tidak mengikat atau dari calon itu sendiri. Sedangkan dana kampanye yang tidak diperbolehkan itu bersumber dari BUMN dan BUMD.

“Selanjutnya KPU akan menunjuk Kantor Angkutan Publik (KAP) untuk mengaudit laporan terhadap dana kampanye. Yang tidak boleh itu dari BUMN, BUMD, dan dana yang bersumber dari hasil kejahatan misalnya hasil korupsi,” katanya.

**Baca juga: Dapat Nomor urut 1 di Pilkada Pandeglang, Irna-Tanto Pamit Cuti.

Terakhir Munawar menjelaskan, dana tersebut bisa digunakan oleh Paslon atau tim mereka untuk membiayai semua kegiatan kampanye atau pengadaan barang yang berkaitan dengan kampanye.

“Peruntukannya tentu untuk kampanye misalkan untuk pembelian bahan kampanye, alat peraga kampanye jadi peruntukannya untuk kampanye saja,” tutupnya.(Aep)

Berita Terbaru