oleh

Bappeda Kota Tangerang Ungkap Visi dan Misi Agung di Festival Cisadane 2018

Kabar6-Gelaran acara tahunan Akbar Festival Cisadane 2018 telah menjadi agenda rutin Kota Tangerang. Hal tersebut dimanfaatkan dinas-dinas yang lingkup Pemkot Tangerang untuk mengenalkan sekaligus mendekatkan program-program kerja yang telah dirancang dan dicapai kepada masyarakat.

Pun begitu bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Festival Cisadane bisa menjadi ajang untuk menyampaikan penjelasan Visi dan Misi pembangunan Kota Tangerang kepada seluruh elemen masyarakat. Tidak heran jika Bappeda membuka stand pembangunan di arena Festival Cisadane.

Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endrawiyanto menjelaskan, Visi Kota Tangerang Sejahtera tentu menjadi harapan dan cita-cita dari semua masyarakat. Kehidupan yang baik itu akan menumbuhkan nilai, derajat dan martabat hidup seseorang. Jika masyarakatnya sejahtera tatanan kehidupan manusia pun akan semakin baik dan berkualitas.

“Dan jika rakyat sejahtera maka masyarakat tidak lagi menjadi objek tapi subjek yang menerima kehidupan makmur dan berkeadilan sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Said di stand Bappeda di arena Festival Cisadane.

Kota Tangerang yang Akhlakul Karimah yang merupakan simbol dari masyarakat Kota Tangerang yang mana aspek ini bersumber dari sikap dan perilaku akhlak mulia yang dicerminkan melalui kualitas hubungan antara manusia dengan Tuhan dan hubungan antara manusia itu sendiri.

kabar6.com
Tim Bappeda Kota Tangerang berfoto bersama Walikota Tangerang, Arief Wismansyah.(Ist)

Akhlak mulia menjadi landasan moral dan etika dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sementara untuk pemahaman dan pengamalan agama secara benar diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat yang religius, demokratis, mandiri, berkualitas sehat jasmani rohani, serta tercukupi kebutuhan material spiritual, sehingga mampu mewujudkan sebuah masyarakat madaniyyah dan hidup menuju negeri yang baldatun toyibatun warabun ghafur.

Said menambahkan Kota Tangerang yang merupakan Kota berdaya saing adalah kemampuan kota yang unggul dalam berkompetisi untuk mendapatkan Sumber Daya yang terbatas. Dalam membangun kota, kata Said, dibutuhkan banyak sumber daya, diantaranya sumber daya alam, energ, manusia, sosial, keuangan dan teknologi.

Sedangkan ketersediaan sumber daya merupakan suatu yang langka dan harus diperjuangkan. Oleh karena itu, menurut Said, Kota Tangerang diharapkan mampu berkompetisi dan bersaing dalam memenuhi sumber daya yang dibutuhkan. Mulai dari mengenali kemampuan kelebihan dan ke kurangan untuk mengoptimalkan segala potensi yang ada.

“Sehingga, kota memiliki kemampuan untuk mengantisipasi tantangan dan peluang yang dapat dijadikan modal dasar pembangunan untuk memperebutkan ketersediaan sumber daya dengan efektif dan efesien,” imbuh Said.

Untuk Misi Kota Tangerang itu sendiri, Said menjelaskan, terapat Trilogi Karya, diantaranya bersama mengembangkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang professional dan berintegritas.

Kemudian yang kedua bersama meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana kota yang berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Serta yang ketiga adalah bersama
meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkeadilan.

Terkait program pembangunan, menurut Said Endrawiyanto, ada 10 Bidang program melanjutkan pembangunan, diantaranya Bidang Pendidikan, Lapangan kerja, Kesehatan, Kesejahteraan sosial, Kepemudaan dan olah raga, Pengendalian lingkungan, Infrastruktur, Pemberdayaan perempuan, Budaya dan pariwisata serta bidang Sarana perkotaan.(ADV)