oleh

Bapenda Lebak Optimis Target Pajak 2022 Tercapai 100 Persen, Tahun Depan Pakai CEPLEO untuk Tingkatkan Kinerja

Kabar6-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak optimis bahwa realisasi pajak daerah pada tahun ini bisa tercapai 100 persen dari target yang dipasang yakni sebesar Rp157.990.931.461.

Target tersebut bersumber dari 11 jenis pajak daerah yakni Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Mineral Bukan Logam, Pajak PBB dan Pajak BPHTB.

“Kami optimis target 100 persen akan bisa tercapai sampai akhir bulan di tahun ini. Karena realisasi dari 11 jenis pajak itu sampai bulan November persentasnya sudah mencapai 98,98 persen atau Rp156.384.921.911,” kata Kepala Bapenda Lebak, Hari Setiono.

Hari memaparkan, Pajak Hotel sudah terealisasi 107,00%, Pajak Restoran terealisasi Rp5.220.578.106 atau 107,00%, Pajak Hiburan terealisasi Rp179.670.760 atau 78,12%, Pajak Reklame terealisasi Rp1.032.779.033 atau 114,75%, Pajak Penerangan Jalan terealisasi Rp25.773.705.526 atau 103,09%, Pajak Parkir terealisasi Rp771.693.300 atau 110,24%, Pajak Air Tanah terealisasi Rp646.603.249 atau 107,77%, Pajak Sarang Burung Walet terealisasi Rp14.910.000 atau 99,40%, Pajak Mineral Bukan Logam terealisasi Rp38.927.106.471 atau 121,65%, Pajak PBB terealisasi Rp28.192.941.298 atau 80,55% dan Pajak BPHTB terealisasi Rp55.207.651.105 atau Rp94,93%.

Kabar6.com
Bapenda Kabupaten Lebak memberikan penghargaan kepada desa, kecamatan dan wajib pajak terbaik dalam tata kelola maupun realisasi pembayaran pajak daerah.(dok. Bapenda Lebak)

Atas tingkat kepatuhan wajib pajak (WP), Bapenda Lebak memberikan apresiasi kepada Kecamatan Leuwidamar dan Banjarsari atas prestasi pencapaian pengelolaan pembayaran PBB-P2 dengan kategori tercepat lunas. Lalu Apresiasi diberikan kepada Kecamatan Maja, Kecamatan Rangkasbitung, Kecamatan Bayah, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Curugbitung, Kecamatan Malingping, dan Kecamatan Cimarga atas pengelolaan PBB-P2 dengan kategori realisasi terbesar tahun 2021.

Apresiasi kepada petugas Pengelolaan Pemungutan PBB-P2 tingkat kecamatan diberikan kepada Siti Nuraeni dari Kecamatan Cibeber.

Tingkat kepatuhan WP kelurahan dan pemerintah desa atas pengelolaan PBB-P2 dengan kategori tercepat lunas diberikan kepada, Desa Karang Kamulyan Kecamatan Cihara, Desa Sinar Galih Kecamatan Cibeber, Desa Majasari Kecamatan Sobang dan Desa Gunung Wangun Kecamatan Cibeber.

Sementara tingkat kepatuhan WP kelurahan dan pemerintahan desa atas Pengelolaan PBB-P2 dengan kategori realisasi terbesar tahun 2021 diberikan kepada Desa Cibungur Kecamatan Leuwidamar, Desa Sogong Kecamatan Panggarangan, Desa Jatake Kecamatan Panggarangan, dan Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung

Bapenda juga memberikan apresiasi untuk tingkat kepatuhan WP kategori pajak daerah lainnya yakni, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MINERBA) tahun 2022 diberikan kepada PT. Pasir Alam Makmur, Pajak Restoran tahun 2022 diberikan kepada PT Angsa Emas Proteindo, Pajak Air Tanah tahun 2022 diberikan kepada PT Sarana Proteindo Utama, Pajak Parkir tahun 2022 diberikan kepada PT Reska Multi Usaha dan PT Fajar Jasa Nusantara, Pajak BPHTB tahun 2022 diberikan kepada Ohim Irwansyah, S.H., Bronto Hartono, S.H., M.Kn., dan Jessica S.H., M.Kn

**Baca juga: Pemkab Lebak Rancang Skema untuk Bantu UMKM Bisa Jual Produk di Retail Modern

Lebih lanjut Hari menyampaikan, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan pajak daerah dalam hal wajib pajak membayar pajak berbasis teknologi guna peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), Bapenda Lebak terus melakukan inovasi-inovasi pelayanan, salah satunya dengan Aplikasi CEPLEO.

“Ini merupakan wujud dari good government akan fungsi pelayanan pemerintah terhadap para pelaku pajak di Kabupaten Lebak. Tidak hanya untuk memberikan motivasi dalam meningkatkan kesadaran dan ketaatan dalam membayar pajak daerah, tetapi ini akan meningkatkan kontribusi pendapatan demi pembangunan Kabupaten Lebak,” jelas Hari.(Nda)

Print Friendly, PDF & Email