oleh

Banyak Warga Lebak Belum Tahu Pilkada 2024 Digelar November, Begini Kata KPU

image_pdfimage_print

Kabar6-Lembaga Survei Paradigma melalukan survei terkait bagaimana peluang para calon bupati Lebak yang nama-namanya muncul menjadi perbincangan publik.

Survei dilakukan pada tanggal 25-30 Juni kepada warga Lebak yang sudah memiliki hak pilih dengan jumlah sampel 440 responden yang terdistribusi secara proporsional.

Menggunakan penarikan sampel dengan metode multi stage random, memiliki margin of error 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

**Baca Juga:Presiden: Penggunaan Produk Lokal Kabupaten/Kota Masih 41 Persen

Salah satu yang dipotret Paradigma Indonesia adalah apakah masyarakat tahu kontestasi Pilkada akan digelar pada 27 November 2024?

Hasilnya, 59 persen mengetahui Pilkada akan digelar pada bulan November, 35 persen tidak mengetahui dan 6 persen tidak menjawab.

Paradigma Indonesia juga menanyakan seberapa percayakah responden bahwa Pilkada akan memperbaiki kehidupan masyarakat?

Sebanyak 48,2 persen menjawab cukup percaya, 23 persen kurang percaya, 8,9 persen tidak percaya sama sekali, 8,9 persen sangat percaya, 11 persen tidak tahu.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak Dewi Hartini mengatakan, sosialisasi akann banyak dilakukan oleh Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas).

“Banyak agenda sosialisasi yang akan dilakukan yang gebyarnya sudah kami lakukan saat peluncuran jingle dan maskot beberapa waktu lalu. Nanti menyusul kegiatan sosialisasi tahapan Pilkada 27 November 2024,” kata Dewi kepada Kabar6.com, Rabu (10/7/2024).

Divisi Parmas akan melakukan sosialisasi dimulai tanggal 15 Juli sampai bulan September. Yang terdekat kata Dewi, dalam rangka sosialisasi, pada tanggal 15 sampai akhir Juli, Divisi Parmas akan bekerja sama dengan OKP, LSM dan Ormas.

“Kita sudah siapkan sosialisasi yang akan menyentuh langsung ke masyatakat seperti gerebek kampung, gerebek pasar dan sosialisasi kepada para pelajar sebagai pemilih pemula,” jelas Dewi.

Menurutnya proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh Pantarlih yang saat ini masih berlangsung juga menjadi salah satu bagian dari sosialisasi langsung KPU kepada masyarakat.

“Ya disamping melakukan coklit, teman-teman Pantarlih juga menyisipkan informasi kepada masyarakat bahwa Pilkada digelar pada tanggal 27 November 2024,” tuturnya.

“Tentu teman-teman media juga kami harapkan untuk ikut mensukseskan penyelenggaraannya, salah satunya dengan membantu menginformasikan seluruh tahapan Pilkada,” katanya.(Nda)

 

Print Friendly, PDF & Email