oleh

Bagaimana Fakta Seputar Teh & Berat Badan?

Kabar6-Selama ini yang Anda ketahui, mengonsumsi teh setiap hari akan membuat berat badan Anda turun. Benarkah demikian? Minum teh dapat membantu menurunkan erat badan, asalkan tidak ditambahkan dengan berbagai jenis pemanis. Teh sebenarnya sama dengan air putih, yaitu sama sekali tidak mengandung kalori.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Kobe University, Jepang, menemukan bahwa mengonsumsi teh secara teratur dapat membantu mengatasi ‘efek menggemukkan’ dari makanan siap saji. Bagaimana fakta seputar jenis teh dengan usaha penurunan berat badan? Melansir rodalewellness, berikut uraiannya:

1. Teh hitam
Merupakan teh yang mengandung paling banyak kafein, meskipun tetap lebih sedikit daripada kopi. Teh hitam juga mengandung berbagai jenis antioksidan yang dikenal dengan nama polifenol dan berbagai jenis zat yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2001 di Boston University menemukan, mengonsumsi teh hitam dapat membantu mengatasi gejala penyakit jantung koroner.

2. Teh hijau & teh putih
Baik teh hijau maupun teh putih mengandung kafein yang lebih sedikit dibandingkan dengan teh hitam dan teh oolong. Tetapi, keduanya juga mengandung berbagai jenis antioksidan yang sangat kuat yang dapat mencegah pembentukan sel kanker dan terjadinya gangguan jantung. Selain itu, kedua jenis teh ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Teh hijau juga dapat sangat membantu Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena teh hijau telah terbukti dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.

Dalam sebuah penelitian, para ahli menemukan bahwa tikus percobaan yang menderita diabetes dan diberikan teh hijau akan mengalami penurunan berat badan dan memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan tikus percobaan lain yang tidak diobati dengan teh hijau. Penelitian lainnya menemukan bahwa pemberian teh hijau pada tikus percobaan yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak terbukti dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil.

3. Teh oolong
Teh oolong sebenarnya merupakan salah satu jenis dari teh hijau yang mengandung kafein yang lebih sedikit. Selain itu, teh oolong juga mengandung banyak polifenol dan katekin, sejenis antioksidan yang telah diketahui dapat membantu mengatasi proses peradangan di dalam tubuh.

Teh oolong juga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme tubuh hingga 10% dalam waktu 2 jam setelah dikonsumsi. Beberapa penelitian baru lainnya menemukan bahwa teh oolong juga cukup efektif untuk mengatasi obesitas dan mengkonsumsi teh oolong secara teratur dapat menyebabkan penurunan berat badan dan perbaikan metabolisme tubuh. ** Baca juga: Dehidrasi Bisa Diketahui dari 3 Gejala yang Terjadi pada Tubuh

Jenis teh apa yang menjadi pilihan Anda? (ilj/bbs)

Berita Terbaru