oleh

Bagaimana Efek Kurang Tidur pada Kulit Wajah?

image_pdfimage_print

Kabar6-Banyak orang yang sering melewatkan waktu tidur di malam hari. Tanpa disadari, kebiasaan kurang tidur tersebut justru akan mengubah wajah Anda secara perlahan.

Sebuah penelitian di Swedia, melansir hellosehat, membandingkan foto dari kelompok orang yang tidurnya cukup yaitu minimal tujuh jam dalam semalam, dengan kelompok orang yang hanya tidur 3-5 jam semalam. Hasilnya, kelompok orang yang tidur dengan waktu yang cukup memang lebih segar, sehat, dan tidak loyo.

Lantas, apa saja perubahan yang terjadi, dan bagian wajah apa saja yang akan berubah akibat efek kurang tidur?

1. Wajah terlihat lebih tua
Sejumlah penelitian mengungkapkan, seseorang yang memiliki kebiasaan insomnia dan tidak mempunyai waktu yang cukup untuk tidur di malam hari, akan terlihat 10 tahun lebih tua dari usia aslinya.

Dalam penelitian diungkapkan, orang yang mengalami insomnia berpotensi untuk mempunyai kerutan di wajah lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidur dengan cukup.

Pada kondisi normal, tubuh akan membentuk kolagen yaitu zat untuk menjaga kesehatan dan peremajaan kulit, ketika seseorang tertidur. Kolagen akan mencegah tubuh mengalami penuaan dini dengan cara menghalangi pembentukan kerutan di wajah.

Namun saat waktu tidur terganggu, maka kolagen tidak dapat dibentuk dalam jumlah yang normal, karena itu kerutan yang terbentuk lebih banyak.

2. Picu munculnya jerawat di wajah
Saat Anda tidak memiliki waktu tidur yang teratur dan cukup, maka hal itu akan memengaruhi kesehatan mental. Tanpa disadari, Anda akan merasa depresi dan stres.

Nah, stres yang diakibatkan karena efek kurang tidur ini mengakibatkan hormon kortisol meningkatkan jumlahnya dalam tubuh. Sementara, jumlah hormon kortisol yang terlalu tinggi akan menyebabkan tubuh rentan terhadap peradangan serta inflamasi, salah satunya adalah peradangan pada kulit.

Jerawat adalah salah satu bentuk peradangan yang menyerang kulit, sehingga jangan heran jika Anda kurang tidur, kemudian dalam beberapa hari kemudian timbul noda-noda jerawat di wajah. Selain itu, hormon kortisol ini akan menyebabkan peningkatan produksi minyak di wajah sehingga memperburuk kondisi jerawat yang sedang tumbuh.

3. Timbulkan kantung mata yang besar
Sebenarnya, setiap orang memiliki pembuluh darah tipis di bawah area matanya. Ketika seseorang mengalami kurang tidur atau kelelahan, maka secara alami pembuluh darah tersebut akan semakin melebar dan menghitam yang menjadi kantung mata.

Semakin sering Anda melewatkan waktu tidur maka akan pembuluh darah yang ada di bawah mata tersebut akan semakin terlihat. ** Baca juga: Selain Terlihat Rapi, Menyisir Rambut Miliki Sejumlah Manfaat

4. Kulit wajah menjadi kusam
Efek kurang tidur juga akan berdampak pada warna kulit wajah yang semakin kusam. Kurang tidur mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga kemungkinan untuk terjadinya peradangan juga meningkat.

Diketahui, peningkatan peradangan ini memengaruhi produksi kolagen serta asam hyaluronic yang berfungsi untuk mempertahankan kecerahan kulit. Semakin sedikit zat hyaluronic yang dimiliki tubuh, maka kulit akan menjadi semakin kusam.

Hindari kebiasaan begadang, dan biasakan tidur malam tepat waktu.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email