oleh

Atut Minta Jaringan Bank di Banten Diperluas

Kabar6-Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan, jumlah dan sebaran kantor bank di Banten wilayah selatan masih kurang untuk penunjang pembangunan ekonomi daerah.

Hal itu diungkapkan Atut saat membuka Banten Expo 2013 yang digelar sampai 24 September dalam rangkaian peringatan 13 tahun Provinsi Banten, di Serang, Jumat (20/9/2013).

“Umumnya bank didirikan di wilayah utara seperti Kota/Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan, sedangkan di wilayah selatan seperti Kabupaten Pandeglang dan Lebak jumlahnya kurang,” kata Ratu Atut.

Ia meminta agar Kantor Perwikilan Bank Indonesia Banten dapat memfasilitasi agar perbankan bersedia mendirikan bank di wilayah selatan.

“Apalagi Badan Pemeriksa Keuangan telah mengarahkan agar ke depan pihak-pihak yang mendapatkan proyek dari pemerintah termasuk pemerintah daerah, penyaluran dananya bisa dilakukan melalui perbankan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Ananda Pulungan mengatakan, perbankan mendukung pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.

Itu tercermin dari beberapa indikator kinerja, yang secara konsisten terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Saat ini di Provinsi Banten ada 1.327 kantor bank terdiri atas 1.219 kantor bank umum dan 108 kantor BPR, meningkat 50,62 persen dibandingkan tahun 2009 yang baru 881 kantor,” kata Ananda.

Terkait permintaan Atut agar kantor bank merata di wilayah Banten, Ananda mengatakan, persoalan yang dihadapi bank adalah biaya operasional.

“Biayanya cukup besar sehingga banyak bank yang belum berani membuka kantor di wilayah-wilayah yang dianggap berkategori belum maju perekonomiannya,” terangnya.

Menurut Mitra, untuk mengatasi persoalan tidak meratanya jaringan bank dapat memanfaatkan program ‘Branchless Banking’, yakni suatu kegiatan pelayanan transaksi bank tanpa melalui kantor cabang bank.

“Program ini menggunakan agen yang bekerja sama dengan bank, nasabah bisa melakukan transaksi sendiri atau menggunakan agen,” ujarnya.(jus)

Berita Terbaru