oleh

Apa Saja yang Sebaiknya Diperhatikan Saat Anda Susah Tidur Pulas?

Kabar6-Memiliki kualitas dan kuantitas tidur memang sangat penting. Sayangnya, tidak semua orang bisa tidur nyenyak. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas tidur kita.

Ada sejumlah hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan tidur berkualitas. Tak hanya sinar dari pancaran gawai, Anda juga perlu memberikan jeda antara aktivitas sebelumnya dengan waktu tidur, agar otak dan tubuh kita secara psikologis dapat bersiap untuk beristirahat.

Apa saja yang sebaiknya diperhatikan saat Anda susah tidur nyenyak? Melansir Femina, pertama adalah suhu ruangan yang ternyata sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur. Ruangan sejuk disertai dengan aliran udara yang baik adalah kondisi ideal untuk tubuh. Saat tidur, suhu tubuh akan meningkat, mengakibatkan adanya keringat dan secara perlahan suhu ruangan akan terasa lebih dingin di pagi hari.

Namun menyetel suhu ruangan terlalu dingin juga tidak baik. Hal ini akan menyebabkan Anda lebih sering merasa ingin buang air kecil, sehingga mengganggu kualitas tidur. Sediakan selimut untuk berjaga-jaga. Begitu pun dengan udara terlalu panas, membuat Anda gerah dan gelisah.

Kedua, lelap tidaknya tidur Anda juga sangat dipengaruhi oleh gelapnya ruangan. Ruangan gelap berfungsi untuk memberikan sinyal pada tubuh untuk beristirahat. Gelapnya ruangan akan memicu munculnya hormon melatonin atau yang dikenal sebagai ‘sleep hormone’, tugas melatonin adalah memberikan sinyal pada tubuh untuk beristirahat.

Saat melatonin bekerja, tubuh akan merasa lebih rileks, memicu munculnya rasa mengantuk, suhu tubuh menurun, dan banyak lagi. Kadar melatonin mulai meningkat seiring matahari tenggelam dan akan menurun seiring dengan matahari terbit.

Apabila Anda pernah mencoba sleeping tea ataupun minuman herbal yang bertujuan membuat tidur lelap, biasanya mengandung melatonin untuk membuat tidur lebih mudah.

Jika Anda termasuk golongan yang memiliki circadian rhythm terbalik, bekerja di malam hari dan tidur di siang hari, biasanya hormon ini akan terganggu, sama halnya bila Anda tidur dengan cahaya ruangan yang terlalu terang. Ini juga sebabnya, bila Anda tidur dalam paparan cahaya yang terang, Anda cenderung akan mudah terbangun.

jadi jika ingin tidur siang berkualitas, Anda bisa memasang curtain tebal yang dapat sempurna menghalau sinar dari luar ruangan, memasang lampu tidur yang redup, serta menggunakan penutup mata.

Selanjutnya adalah aroma ruangan. Aromaterapi dipercaya mampu menurunkan stres, anxiety, memperbaiki mood, dan beragam permasalahan psikis lainnya.

Hasil riset menunjukkan, kandungan aromaterapi tertentu berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan waktu tidur dibandingkan dengan menggunakan teknik acupressure (pijat).

Berdasarkan penelitian, lavender sangat bagus untuk mengatasi kecemasan, membuat tubuh merasa rileks, stabilisasi mood, hingga membantu meringankan gejala depresi. Aromaterapi lainnya yang bisa dicoba untuk meningkatkan kualitas tidur adalah melati, mawar, citrus, dan geranium.

Keempat adalah kenyamanan bantal. Mungkin Anda tidak menyadari hal ini, tapi kualitas dan ketebalan bantal berpengaruh sangat besar terhadap kualitas tidur. Kualitas bantal juga sangat memengaruhi postur tubuh. Itulah kenapa seringkali ada yang mengeluh salah tidur dengan nyeri leher, mungkin akibat bantal yang tidak nyaman.

Salah satu fungsi bantal adalah untuk menyokong tulang belakang saat tidur. Bantal yang terlalu tebal ataupun terlalu tipis dapat memengaruhi postur tubuh, terutama bila digunakan dalam jangka panjang.

Jadi, ketebalan bantal perlu diperhatikan agar tidak memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang yang dapat menyebabkan gangguan pada tubuh.

Cek ketebalan bantal, bila saat merebahkan diri merasa sesak karena kepala terlalu menunduk. itu berarti bantal Anda terlalu tebal. Sebaliknya, bila saat merebahkan diri pundak terasa pegal dan kepala Anda terlalu menengadah sehingga sulit bernapas, maka bantal Anda terlalu tipis ataupun sudah mengempis.

Bantal yang baik terasa tetap atau tak berubah, dapat menyokong tubuh dengan baik, namun juga tetap terasa empuk sebagai bantalan. ** Baca juga: Kenali Makanan dan Minuman yang Bisa Pengaruhi Kinerja Obat Saat Dikonsumsi

Untuk orang yang sering mengalami sakit pinggang atau punggung, tidur dengan bantal di bawah perut atau menyokong pinggang bawah, dapat membantu mencegah back pain dan memperbaiki spinal alignment atau postur tulang belakang.(ilj/bbs)

Berita Terbaru