oleh

Apa Saja Manfaat Karbohidrat untuk Tubuh?

Kabar6-Banyak orang tidak menyadari telah melakukan program diet yang kurang tepat. Ya, mereka cenderung mengurangi konsumsi karbohidrat, bahkan tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali agar berat badan cepat turun.

Padahal, pola diet seperti itu justru tidak baik bagi tubuh kerena rata-rata kita membutuhkan sumber karbohidrat sebagai sumber energi. Jadi, apabila sumber energi tidak tersedia, tentu akan membahayakan kesehatan kita.

Umumnya mereka yang melakukan diet ketat, melansir Republika, khawatir makan karbohidrat terlalu banyak seperti nasi. Kekhawatiran itu disebabkan oleh kandungan nasi, yaitu kadar gula yang tinggi dan dapat terjadi penumpukan lemak dalam tubuh. Sebenarnya, kandungan gula tersebut justru penting sebagai sumber energi. Selain berfungsi sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi sebagai sumber makanan utama pada otak.

Tidak seperti organ lainnya, otak tidak bisa menggunakan energi dari cadangan lemak. Oleh karena itu, energi dari karbohidrat sangat berperan penting untuk kerja otak. Diketahui, otak kita hanya dapat menggunakan glukosa atau gula sebagai sumber energi. Di sisi lain, otak hanya mempunyai sedikit cadangan energi.

Zat glukosa dalam karbohidrat merupakan sumber makanan utama bagi otak kita agar dapat mengolahnya menjadi energi. Namun, apabila kebutuhan karbohidrat harian kita tidak terpenuhi dengan baik, yang terjadi adalah turunnya kadar gula dalam darah.

Jadi, ketersediaan glukosa secara konstan harus tetap dijaga agar otak dapat berfungsi dan bekerja dengan baik. Hal yang perlu diingat, mengurangi konsumsi karbohidrat memang diperbolehkan, namun bukan berarti tidak mengonsumsinya sama sekali setiap harinya.

Selain itu, orang yang kebutuhan karbohidrat hariannya tidak terpenuhi dengan baik akan mengakibatkan orang tersebut mudah stres, sakit kepala, mudah berkeringat, gemetar, pusing, lapar, pandangan kabur, hingga kelelahan yang sangat ekstrem. Untuk itu, tiap orang harus memenuhi kebutuhan karbohidrat hariannya melalui berbagai sumber.

Karbohidrat bisa didapat tidak hanya melalui beras atau nasi, tetapi juga bisa didapat dari golongan polisakarida (PATI), seperti jagung, gandum, singkong, talas, dan kentang.

Sementara sumber glukosa yang paling tinggi tetap dimiliki oleh beras atau nasi, sehingga jika diperlukan bagi pelaku diet sehat, dapat mengganti peran karbohidrat utamanya dengan mengonsumsi makanan sejenisnya. Tentunya, dengan jumlah glukosa yang lebih rendah. ** Baca juga: Tingkatkan Produksi Kolagen dalam Tubuh Melalui 5 Makanan Ini

Hal yang terpenting adalah kebutuhan karbohidrat tetap terpenuhi dengan baik serta diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur.(ilj/bbs)

Berita Terbaru