oleh

Apa Penyebab Gangguan Tidur Karena Stres?

Kabar6-Setiap orang tentu akan mengalami stres dalam hidupnya. Namun tahukah Anda, stres juga bisa menyebabkan masalah kesehatan sehingga mengakibatkan gangguan tidur?

Menurut studi dari Experimental Neurobiology, melansir Health, setiap orang memiliki respons stres yang berbeda-beda. Karena itulah penting sekali untuk bisa mengelola stres dengan baik. Karena jika tidak bisa diatasi, maka gangguan tidur sangat erat kaitannya dengan tingkat stres. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga berpengaruh ketika kualitas tidur terganggu yang disebabkan oleh stres.

Tingkat stres yang tinggi membuat Anda rentan terjaga di malam hari. Insomnia menjadi gangguan tidur yang paling sering terjadi saat stres. National Sleep Foundation mengungkapkan salah satu penyebab terjadinya insomnia adalah stres, begitu pula sebaliknya.

Artinya, stres dapat membuat pikiran menjadi tidak tenang dan gelisah di malam hari. Begitu juga insomnia pada dapat memengaruhi suasana hati, membuat seseorang lebih mudah marah dan tersinggung.

Akhirnya, hal ini bisa membuat tingkat stres semakin tinggi. Padahal, setiap orang membutuhkan kualitas tidur yang cukup untuk kesehatan tubuhnya.

Selain insomnia, ada banyak gangguan tidur lainnya yang bisa disebabkan karena stres. Namun, sebaiknya Anda memerhatikan beberapa gejala yang bisa jadi tanda awal mengalami gangguan tidur.

Gejala itu antara lain kesulitan untuk tidur atau terjaga sepanjang malam, kelelahan di siang hari, keinginan kuat untuk tidur siang, cepat marah atau merasa cemas, serta kurang berkonsentrasi.

Selain insomnia, Anxiety and Depression Association of America mengungkapkan beberapa gangguan tidur lainnya yang bisa terjadi karena stres. Di antaranya adalah sleep apnea atau dengkuran keras yang disebabkan oleh jalan napas yang terhambat, sleepwalking, narkolepsi atau tertidur secara spontan. Rest leg syndrome dan bruxism juga menjadi gangguan tidur yang bisa terjadi karena stres.

Cara paling efektif untuk mencegah terjadinya gangguan tidur adalah pengelolaan stres yang tepat. Manusia memang tidak akan lepas dari stres.

Namun, hal itu bukan berarti Anda menerapkan kebiasaan buruk, seperti pola makan tidak sehat, tidak pernah berolahraga, dan kurang beristirahat.

Cara tepat mengelola stres adalah menemukan sumber masalah yang membuat stres dan kemudian ganti fokus Anda bukan pada masalah, melainkan jalan keluarnya. Selain itu, tetap terapkan pola hidup yang sehat dan selalu sempatkan waktu untuk aktif bergerak.

Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol, karena keduanya tak akan bisa menghilangkan stres yang dialami. ** Baca juga: Fokus Rawat Kulit Saat Memasuki Usia 40 Tahun

Pada akhirnya, pikiran yang jernih dan tubuh yang sehat mampu membuat Anda mengambil keputusan yang tepat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru