Apa Efek Mengurangi Konsumsi Nasi Putih?

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Nasi yang kaya karbohidrat kerap dituding sebagai penyebab kenaikan berat badan. Dijelaskan oleh pakar kesehatan, konsumsi makanan yang seimbang akan jauh lebih efektif agar berat badan tetap terjaga.

Namun harus diakui jika kita memang sering mengkonsumsi nasi secara berlebihan setiap harinya.

Dikutip dari doktersehat.com, mengkonsumsi nasi atau makanan berkarbohidrat secara berlebih, apalagi jika kita mengkonsumsi makanan dengan kadar glikemik yang tinggi (roti putih, mie, atau nasi putih), akan berisiko memiliki masalah kesehatan pada organ paru-paru.

Dengan adanya kadar glikemik yang tinggi, maka gula darah pun akan cenderung naik dengan cepat setelah kita mengkonsumsi makanan ini.

Selain risiko terkena gangguan pada organ paru-paru, mereka yang memiliki penyakit diabetes pun bisa mengalami masalah besar.

Penelitian yang dilakukan di University of Texas MD Anderson Cancer Center menunjukkan bahwa 12 persen dari mereka yang meninggal karena kanker paru-paru ternyata disebabkan oleh asupan karbohidrat yang terlalu tinggi.

Bahkan, 49 persen dari peningkatan risiko masalah kanker paru-paru disebabkan oleh konsumsi makanan dengan indeks glikemik yang cukup tinggi. ** Baca juga: Alasan Tubuh Terasa Gemuk Saat Datang Bulan

Disarankan agar Anda mulai membatasi asupan nasi putih harian agar tidak berlebihan, termasuk konsumsi daging merah atau makanan dengan kandungan lemak jenuh cukup tinggi.

Agar kondisi tubuh tetap sehat, cobalah untuk menerapkan pola makan seimbang, dengan asupan sayuran dan buah-buahan setiap hari.(ilj/bbs)