oleh

Ancam Para Penumpang, Kawanan Perampok di Bangladesh Perkosa Gadis dalam Bus yang Tengah Melaju

Kabar6-Peristiwa tragis sekaligus menyayat hati menimpa seorang gadis di Bangladesh. Sekawanan perampok bersenjata memerkosa gadis yang tak diungkap identitasnya itu, dalam sebuah bus yang melaju di Tangail.

Mirisnya lagi, melansir businessstandard, sopir dan puluhan penumpang lainnya tidak berdaya menolong korban karena berada di bawah ancaman senjata, pada peristiwa yang terjadi dini hari pekan lalu. Dalam insiden itu, Batalyon Aksi Cepat (RAB) Kepolisian Bangladesh telah menangkap 10 orang terkait kasus tersebut.

Menurut keterangan Asisten Direktur Senior Bagian Hukum dan Media RAB, ANM Imran Khan, anggota pasukan elite menangkap kawanan perampok termasuk dalang perampokan, Ratan Hossain, yang beraksi di berbagai wilayah di Dhaka, Gazipur dan Sirajganj.

Dalam sebuah konferensi pers terkait perkembangan kasus tersebut, Khan menerangkan bahwa bus ‘Eagle Paribahan’ dengan 24-25 penumpang, sedang dalam perjalanan ke Chattogram dari Kushtia. Kawanan perampok naik bus sekira pukul 23.00 waktu setempat, setelah melanjutkan perjalanannya usai singgah di sebuah hotel di distrik Sirajganj.

Selanjutnya sekira 5-10 menit kemudian, empat perampok lainnya naik ke bus. ** Baca juga: Polisi Tangkap Pria Tertampan di Bangladesh Karena Gaya Bernyanyinya Dianggap Jelek

“Sekira pukul 00.00 pagi pada hari Rabu ketika bus melewati Jalan Raya Dhaka-Tangail yang sibuk di daerah Natiapara, para perampok mengeluarkan senjata, membajak bus dan memaksa pengemudi untuk mengemudi ke arah Madhupur,” demikian keterangan pihak kepolisian.

Di bentangan terpencil, geng bersenjata itu merampok uang tunai, perhiasan dan ponsel milik para penumpang. “Para perampok kemudian menutup mata penumpang dan memerkosa penumpang gadis di atas bus,” ungkap pihak kepolisian.

Selama lebih dari tiga jam, tujuh penjahat akhirnya memaksa para penumpang untuk turun dari bus dan menaiki kendaraan berat menuju Masjid Jami di Raktipara, di mana para korban ditinggal kabur.

“Wanita korban (pemerkosaan) dirawat di Rumah Sakit Umum Tangail, dan tes medis awalnya menunjukkan bukti pemerkosaan,” tambah seorang pejabat polisi.(ilj/bbs)