oleh

Aksi Teror di Tangsel Merebak, Masyarakat Jangan Cuek

Kabar6-Aksi teror di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali terjadi dan korbannya bukan lagi masyarakat tapi juga anggota kepolisian. Oleh sebab itu, Masyarakat diminta untuk tidak cuek terhadap lingkungan sekitarnya.

“Saya mengimbau agar saling peduli antara satu lingkungan dengan lingkungan lainnya,” kata Walikota Airin Rachmi Diany, menjawab pertanyaaan kabar6.com usai menggelar acara open house di Pamulang, Kamis (8/8/2013).

Airin meminta seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu aparat keamanan memerangi aksi teror. Banyak cara yang bisa dilakukan, diantaranya berupa segera lapor bila ada warga yang tindak-tanduknya mencurigakan.

Dengan begitu, terangnya, angka krimininalitas di daerah pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini bisa ditekan. Ia percaya, aparat keamanan telah bekerja serius mengungkap serangkaian aksi teror untuk menangkap pelaku.

Airin berpesan kepada aparaturnya yang ada dalam Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) untuk terus melakukan komunikasi intens dengan aparat penegak hukum.

Apalagi untuk operasional lembaga tersebut telah ditopang oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Bahkan jika dulu per tiga bulan sekarang diturunkan setiap satu bulan sekali.

“Tapi kan bukan hanya di rapat-rapat saja, biasanya dengan SMS atau telepon pun komunikasinya sudah terjalin dengan baik,” terang Airin.

Seperti diketahui, dalam kurun waktu kurang dari sebulan telah dua kali ini kali terjadi penembakan yang ditujukan ke aparat kepolisian. Akhir Juli kemarin menimpa Aipda Fatah Saktiyono anggota Polres Metro Jakarta Pusat yang terjadi di jalan Raya Cirendeu, Ciputat Timur.

Kemudian pada Rabu pagi kemarin kembali terjadi dan sasarannya yakni Aipda Dwiyatno. Warga di Alam Segar I RT 001/08 Nomor 26, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang itu meninggal setelah timah panas menembus kepala bagian belakangnya. Hingga kini aparat kepolisian terus memburu para pelaku penembak misterius.(yud)

Berita Terbaru