oleh

Akibat Banjir Bandang, Kegiatan Belajar 11 Sekolah di Banten Terganggu

Peralatan sekolah di SDN 04 Anyar, dijemur akibat banjir.(tmn)

Kabar6-Banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin 25 Juli 2016 kemarin, kiranya menganggu aktivitas belajar ribuan siswa di 11 sekolah yang ada diwilayah itu.

Ya, para siswa itu harus merasakan dampak berkepanjangan dari bencana banjir longsor yang terjadi, akibat peralatan sekolah seperti buku, tas, dan seragam hanyut maupun rusak tersapu bencana alam.

Setidaknya hal itu juga di alami oleh ratusan siswa SDN 04 Anyar, Kabupaten Serang, Banten. Dari 720 siswa di sekolah itu, hampir 500 siswa diantaranya menjadi korban, karena perlengkapan sekolahnya hilang dan rusak karena banjir.

“Makanya kami perbolehkan mereka libur seminggu. Karena, selain merendam sekolah, banjir juga merendam rumah siswa,” kata Tati, salah seorang guru di SDN 4 Anyar, Kabupaten Serang, Banten, Senin (2/8/2016).

Tati mengatakan, bila saat kejadian sekolah itu terendam air hingga setinggi 1,5 meter. Alhasil, hampir seluruh peralatan belajar mengajar di sekolah itu, seperti buku, komputer dan peralatan lainnya rusak terendam.

“Tidak hanya buku-buku serta surat penting, komputer dan infocus pun ikut terendam. Pokoknya isi perpustakaan, baik buku dan peralatan lainnya hancur terendam banjir. Sekarang, aneka peralatan yang terendam banjir itu terpaksa dijemur di terik matahari biar cepat kering,” terangnya.

Karenanya, para pelajar membutuhkan bantuan untuk memperlancar proses belajar mengajar, agar para pelajar itu tak ketinggalan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berkembang. **Baca juga: Tb Iman: Jangan Juga Tukang Cat Didatangkan dari China.

“Sekarang kita sedang fokus penggalangan dana untuk belikan perlengkapan sekolah. Buku tulis, tas, seragam dan sepatu,” kata Rully Agustyawan, koordinator relawan Fesbukbantennews. **Baca juga: Limbah Pabrik Semen Diduga Cemari Perairan Bayah.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Posko Terpadu di Kantor Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, sebanyak 11 sekolah rusak dan terendam, rumah rusak dan terendam sebanyak 2.382, rumah rusak berat sebanyak 202, rumah hilang dan rata dengan tanah sejumlah 52 unit, bendungan jebol berjumlah satu unit bernama Bendungan Ki Demang.(tmn)

Berita Terbaru