oleh

Airin Desak Proyek Pelebaran Jalan Segera Dimulai

Kabar6-Proyeksi megaproyek pelebaran ruas jalan mulai dari Raya Puspiptek atau Simpang Muncul, Kecamatan Setu, hingga RE Martadinata, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berjalan stagnan.

 

Sebelumnya, proyek pembangunan jalan yang didesain empat lajur radius jarak mencapai 10 kilometer lebih itu, sempat digadang-gadang bakal dimulai Mei kemarin.

 

Project Manager PT Abipraya, Djoko Sungkowo, berdalih, proses pengerjaan baru bisa mulai berjalan sepekan ini, karena pihaknya terbentur dengan masalah pelik.

 

Diakuinya, langkah awal yang baru dapat dilaksanakan berupa perataan kontur median tanah. “Kami belum menemukan lokasi pembuangan puing-puing tanah,” klaimnya usai rapat koordinasi di Kantor Walikota Tangsel, Kecamatan Pamulang, Rabu (12/8/2015).

 

Ia beralasan, banyak bangunan milik warga yang harus dibongkar untuk pelebaran jalan. Sementara salah satu unit bisnis Badan Usaha Milik Negara tersebut belum mendapati tempat pembuangan puing-puing bangunan.

 

“Mudah-mudahan Agustus ini proyeksi kami pekerjaan sudah mulai berjalan,” kilah Djoko.

 

Menanggapi alasan itu, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, meminta pihak kontraktor bisa merealisasikan proyeksi pelebaran jalan.

 

Sebab masyarakat terus mendesak proses revitalisasi jalan bisa berjalan sesuai rencana dan hasilnya bisa optimal.

 

“Sekarang kan sudah ketemu solusinya. Jadi sudah bisa segera mulai ya Pak, dan jangan meleset lagi,” harapnya. ** Baca juga: Daging Sapi Langka, Harga Ikan di Cilegon Normal

 

Airin telah merekomendasikan agar puing-puing dibuang ke Taman Kota 2, Kecamatan Setu. Di ruang terbuka hijau ini bakal dibangun sarana dan prasarana Gelanggang Budaya untuk para pelaku seni.

 

“Jadi sekarang buktikan Pak kuantitas dan kualitasnya. Tunjukan hasil pekerjaannya baik dan masyarakat tidak lagi terus menunggu,” tambahnya.(yud)

Berita Terbaru