oleh

Air Bisa Picu Alergi?

Kabar6-Meskipun langka, alergi air ataua yang disebut dengan Aquagenic urticarial, tetap harus diwaspadai karena dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Dari 50 kasus yang terlaporkan, didominasi oleh pasien wanita.

Alergi ini menyebabkan kondisi gatal-gatal yang tipenya beragam. Satunya adalah akuagenik, yang menyebabkan timbulnya rasa gatal dan ruam pada kulit, setelah Anda terkena air. Dalam sebuah laporan, alergi air dianggap sebagai kondisi medis yang sangat langka. Jumlah yang terdaftar dalam literatur medis, tidak melebihi angka 100 kasus.

Penyebab alergi air hingga saat ini, melansir sehatq, masih misterius atau belum diketahui oleh para peneliti. Beberapa dari mereka berspekulasi, alergi air diakibatkan oleh zat kimia bernama klorin, yang terkandung di dalam air. Sumber air yang bisa menyebabkan munculnya gejala alergi air sangatlah beragam, meliputi keringat, air mata, air hujan, dan salju.

Jadi, aktivitas mandi atau berenang berpotensi menimbulkan gejala-gejala alergi air, yang tentu bisa sangat mengganggu aktivitas penderitanya.

Gejala yang timbul akibat alergi air ini disebabkan oleh pelepasan histamin dalam tubuh, karena di saat mengalami alergi, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan histamin sebagai respons untuk melawan zat berbahaya. Pada akhirnya, histamin ini dapat memicu gejala alergi.

Alergi air dapat menyebabkan ruam yang gatal dan menyakitkan, jika digaruk. Biasanya, ruam ini akan muncul di bagian leher, lengan, dada, hingga seluruh bagian tubuh lainnya.

Setelah beberapa menit terekspos dengan air, para penderita alergi air akan mengalami beberapa gejala eritema (munculnya warna merah pada kulit), sensasi terbakar, munculnya lesi (jaringan abnormal pada tubuh), dan peradangan kulit.

Dalam kasus yang lebih parah, minum air putih saat haus dapat menimbulkan beberapa gejala mengerikan, seperti ruam di sekitar mulut, sulit menelan, sulit bernapas, dan sesak napas atau mengi. Namun setelah pasien mengeringkan tubuhnya, gejala-gejala dari alergi air akan mulai menghilang dalam kurun waktu 30-60 menit.

Bagaimana mendiagnosis alergi air? Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan tes fisik, dengan melihat ciri-ciri gejalanya, serta mengoleskan air pada tubuh pasien. ** Baca juga: Perlu atau Tidak Makan Sebelum Olahraga Pagi?

Menghindari air sepenuhnya adalah hal yang tidak mungkin bagi manusia. Jika Anda sudah didiagnosis dengan alergi air, maka lakukan hal-hal seperti mandi dengan durasi yang lebih cepat dan lebih jarang, menggunakan pakaian lembap, hingga perhatikan cuaca yang bisa memicu keringat berlebih.(ilj/bbs)

Berita Terbaru