oleh

Agar Kekeringan Berakhir, Penduduk Sebuah Desa di Thailand Bangun Patung Mr P Raksasa

Kabar6-Ada cara unik yang dilakukan penduduk desa di Yothaka, Provinsi Chachoengsao, Thailand, mengakhiri periode kekeringan. Bukan dengan tarian minta hujan atau ritual setempat, warga justru membangun patung Mr P raksasa.

Patung yang disebut juga ‘Palad Khik’ ini, melansir thepattayanews, dibangun sebagai tanggapan atas kekhawatiran petani bahwa akhir-akhir ini tidak ada cukup hujan, dan air dari saluran irigasi terlalu asin dan telah merusak tanaman. Kepala desa setempat, Chamnan Kenthongdaeng (52) mengatakan bahwa hanya dua hari setelah patung Mr P raksasa itu dipasang, hujan mulai turun yang berlangsung sekira setengah jam.

Sementara Koson Samang, kepala desa terdekat, telah membuat video hujan untuk mengkonfirmasi fenomena tersebut. Namun, para petani setempat mengeluh bahwa pancuran air yang singkat itu tidak cukup lama untuk mengairi sawah mereka. Kenthongdaeng pun berjanji bahwa doa ke patung Mr P raksasa akan terus berlanjut.

Dikatakan Kenthongdaeng, mendirikan Palad Khik, mewakili kesuburan dan pertumbuhan baru adalah tradisi lokal yang berlangsung beberapa dekade, hingga zaman kakek-neneknya.

Patung Mr P raksasa, lanjut Kenthongdaeng, tidak akan menimbulkan masalah dengan lalu lintas. Dia menjelaskan patung itu dibangun di jalan buntu. “Akan segera disingkirkan begitu musim hujan datang,” ujarnya.

Sementara itu, penduduk setempat didorong untuk berdoa kepada patung Mr P raksasa dan meninggalkan sesajen kecil. ** Baca juga: Pria India Minta Tolong Polisi untuk Jinakkan Bom Rakitannya

Kenthongdaeng menambahkan, dia sadar beberapa orang telah mengejek lingga secara online. Dia mengutuk mereka, dengan mengatakan bahwa mereka ‘tidak beriman’ dan tidak menghormati kepercayaan penduduk desa yang berusia hampir satu abad.

Diketahui, Provinsi Chachoengsao didominasi oleh dataran rendah, dengan sawah yang luas dan pertanian lain yang bergantung pada air, sehingga curah hujan yang baik sangat penting bagi petani setempat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru