oleh

Ada Layanan Mobil Jenazah Murah di Kota Tangsel

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyediakan jasa layanan ambulans untuk masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengatasi mahalnya jasa mobil jenazah di Kota Tangsel.

Saat ini, setidaknya ada lima unit ambulans disediakan Pemkot untuk bisa digunakan warga. Mobil tersebut disiagakan di Ruko Tekno Widya di Jalan Tekno Widya Boulevard, depan Taman Kota 2, Kecamatan Setu, Tangsel.

Warga bisa menggunakan armada ini kapan saja, hanya dengan menelepon ke nomor darurat call center pelayanan mobil jenazah dengan nomor telpon 082148144455.

Kepala Seksi Pemakaman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP2) Tangsel, Nazmudin, menjelaskan, masyarakat Tangsel bisa menggunakan mobil jenazah ini.

“Syaratnya gampang, masyarakat bisa menghubungi call center dan menunjukan surat keterangan kematian dari rumah sakit atau kelurahan, ,”jelasnya.

Begitu ada laporan kebutuhanambulans ke call center, sopir segera menyiapkan unit mobil. Pasien cukup menyiapkan data KTP yang bersangkutan maupun penanggungjawabnya serta surat kematian.

Jasa layanan ambulans ini bisa digunakan di dalam kota maupun luar kota. Untuk luar kota, tambahan persyaratannya RT atau RW setempat harus mengetahui penjemputan atau pengantaran jenazah ke tempat yang dituju. Nazmudin mengungkapkan, selama satu tahun ini ada 40 warga yang menggunakan layanan mobil jenazah ini.

“2017 ada 40 pengguna, tujuh ke luar kota dan 33 di dalam kota, sedangkan untuk tahun ini (2018) ada dua luar kota dan tiga dalam kota.

Apakah dipungut biaya, Nazmudin menjelaskan, ada biaya retribusinya yakni sebesar Rp100 ribu, namun untuk keluar kota seperti Bandung, Surabaya dan lainnya nominalnya berbeda.

Sementara, salah seorang sopir ambulans jenazah DPKP2 Tangsel Edi menjelaskan, bagi warga Tangsel bisa kapan saja menghubungi call center untuk menggunakan jasa mobil tersebut.

“Kita para sopir siap mengantar sesuai dengan tujuan yang disampaikan saat menghubungi call center,”ungkap Edi.

Pria yang bekerja sejak 2013 ini mengungkapkan untuk biaya retribusinya sebesar Rp100 ribu, namun kalau ke luar kota dihitung per kilometernya besaran per kilometer yakni Rp10 ribu.**Baca Juga: Kelapa Dua Masuk Zona Merah Penyebaran HIV/AIDS.

“Selama saya jadi supir ambulans jenazah mengangkut sebanyak 70 jenazah mister X yang terdata sejak 2014 dan dimakamkan di TPU Babakan,” katanya.(BL/hms)

Berita Terbaru