oleh

Ada Ancaman Hidrometeorologi, BPBD Cilegon Hanya Miliki Satu Perahu

Kabar6 – Pemkot Cilegon telah melakukan apel siaga bencana di depan kantor Walikota Cilegon pada Jumat sore, 02 November 2021.

Apel itu dipimpin langsung oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian. Walikota mengecek peralatan yang dimiliki oleh aparaturnya, termasuk BPBD.

Namun ada kekurangan yang harus dipenuhi oleh BPBD Cilegin, ditengah potensi bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2011.

BPBD Kota Cilegon baru memiliki satu perahu karet untuk mengevakuasi korban di air. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Cilegon, Nikmatullah menerangkan, bencana industri sangat berbahaya, sehingga harus ditangani secar khusus.

**Baca juga: Cek Titik Evakuasi Tsunami di Kota Cilegon

“Yang pasti kalau ada pabrik kimia itu yang perlu di waspadai, itu yang di khawatirkan karena berbahaya sekali,” kata Kalak BPBD Cilegon, Nikmatullah, ditempat yang sama, Jumat (03/12/2021).

Sebelumnya diberitakan bahwa Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyatakan Kota Cilegon, Banten, berpotensi terjadi tsunami setinggi 8 meter. Kemudian, sejumlah daerah di Indonesia akan mengalami cuaca buruk sejak akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022 mendatang. Karenanya, BMKG meminta pemerintah menyiapkan mitigasi dan penanganan bencana di daerah.(dhi)