1

Di WWF Bali, Presiden Tekankan Solidaritas Global dalam Tata Kelola Air

Kabar6-Presiden Joko Widodo membuka Sesi Pertemuan Tingkat Tinggi atau High Level Meeting Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 dengan menekankan urgensi kolaborasi global dalam mengelola sumber daya air untuk menghadapi tantangan yang makin kompleks di masa depan.

Dalam sambutannya, Presiden menggambarkan air sebagai “the next oil”, menyoroti pentingnya air untuk keberlanjutan ekonomi dan ekologi global.

“Bank Dunia memperkirakan, kekurangan air bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen hingga tahun 2050,” ungkap Presiden Joko Widodo di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin (20/5/2024).

**Baca Juga:Menkumham: PRISMA 2.0 Perbaikan dan Pembaruan Aplikasi Bisnis dan HAM

“Kelangkaan air juga dapat memicu perang serta bisa menjadi sumber bencana. Too much water maupun too little water, keduanya dapat menjadi masalah dunia,” lanjutnya.

Dalam forum tersebut, Presiden Jokowi memaparkan upaya Indonesia dalam memperkuat infrastruktur airnya selama dekade terakhir, termasuk pembangunan 42 bendungan, 1,18 juta hektare irigasi, 2.156 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai, serta merehabilitasi 4,3 juta hektare jaringan irigasi.
“Air juga kami manfaatkan untuk membangun PLTS Terapung Waduk Cirata sebagai PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Forum Air Sedunia ke-10 ini sangat strategis untuk merevitalisasi aksi nyata dan komitmen bersama dalam mewujudkan manajemen sumber daya air terintegrasi.

Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong tiga hal secara konsisten, yakni meningkatkan prinsip solidaritas dan inklusivitas, berdayakan hydro-diplomacy yang konkret dan inovatif, serta memperkuat kepemimpinan politik dalam kerja sama internasional terkait air.

Indonesia juga mengusulkan empat inisiatif baru dalam forum ini, yakni penetapan World Lake Day, pendirian Center of Excellence di Asia Pasifik untuk ketahanan air dan iklim, tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil, dan penggalangan proyek-proyek air. Inisiatif-inisiatif tersebut menunjukkan komitmen Indonesia dalam memimpin upaya global dalam tata kelola air yang berkelanjutan.

Acara ini dihadiri oleh para pemimpin negara, pimpinan organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara, menandai pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa depan. Presiden Jokowi menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.
“Air bukan sekedar produk alam, tapi merupakan produk kolaborasi yang mempersatukan kita sehingga butuh upaya bersama untuk menjaganya,” tandasnya. (red)




Ahmad Syauqi Putra Wapres Ma’ruf Amin Resmi Maju Pilgub Banten

Kabar6- Ahmad Syauqi, putra Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi maju ikut Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Syauqi, mengaku sudah mantap untuk maju di Pilkada Banten didapatkan setelah melaksanakan salat istikharah dan mendapatkan dukungan dari para ulama sejak dua tahun lalu.

“Awalnya saya bukan orang yang percaya diri. Saya dapat dorongan dari para kiyai dan melaksanakan salat istikharah,” ujarnya setelah memaparkan visi misi sebagai bakal calon Gubernur Banten di kantor DPW PKB Banten, dilansir Antara, Senin (20/5/2024).

**Baca Juga:Cagub Banten Harus Bisa Bikin Rakyat Banten Bahagia

Syauqi juga mengatakan mendapatkan sejumlah pesan penting dari sang ayah Ma’ruf Amin jika dirinya terpilih nanti.

“Dikembalikan lagi ke kita kalau soal maju Pilgub. Komunikasi sering dengan beliau. Beliau memberi amanat tolong menjaga Banten, dan mendorong Banten menjadi lebih baik,” katanya.

Syauqi mengaku mengikuti proses penjaringan sebagai bakal calon wakil gubernur. Namun, desakan dari PKB Banten membuatnya memutuskan untuk maju sebagai bakal calon gubernur.

“Saya minta izin dulu ke PKB jika hendak mendaftar di partai lain, mana yang layak. Tadi makanya saya masih mendaftarnya wagub, tapi kata PKB, sudah calon gubernur saja,” katanya.

Syauqi mengatakan memiliki visi misi dalam peningkatan ekonomi masyarakat tertutama di Pondok Pesantren agar menjadi poros peningkatan ekonomi masyarakat, dan melakukan sinergi dengan komunitas, untuk menyerap, bersinergi, membangun Banten.(red)

 




Menkumham: PRISMA 2.0 Perbaikan dan Pembaruan Aplikasi Bisnis dan HAM

Kabar6-Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan aplikasi PRISMA (Penilaian Risiko Bisnis dan HAM) 2.0 yang diluncurkan di Jakarta, Senin, (20/5/2024) merupakan perbaikan dan pembaruan aplikasi bisnis dan HAM Kementerian Hukum dan HAM.

Pembaruan tersebut, menurutnya, seiring dengan adanya beberapa kritik dari pelaku usaha mengenai tampilan dan sistem dari aplikasi PRISMA yang lama.

“Jadi PRISMA 2.0 ini perbaikan agar memudahkan pelaku usaha untuk mengetahui uji tuntas HAM terhadap usahanya,” kata Yasonna saat ditemui usai acara pembukaan Rapat Kerja Program Pemajuan dan Penegakan HAM.

**Baca Juga:Sajian Nusantara di Jamuan Kenegaraan World Water Forum ke-10

Menkumham menjelaskan PRISMA merupakan aplikasi penilaian mandiri agar suatu perusahaan dapat melihat indikator dalam memenuhi standar HAM. Adapun terdapat 12 indikator yang ada dalam aplikasi tersebut.

Keduabelas indikator dimaksud, yakni yakni kebijakan HAM, mekanisme pengaduan, tenaga kerja, pengaruh HAM pada perusahaan, rantai pasok, kondisi kerja, serikat kerja, privasi, agraria dan masyarakat adat, diskriminasi, lingkungan, serta tanggung jawab sosial perusahaan.

Sejauh ini, Yasonna menuturkan sudah ada beberapa perusahaan yang masuk zona hijau, di mana zona itu menentukan perusahaan tersebut sudah lolos dari kriteria penilaian, salah satunya PT Pertamina (Persero).

“Untungnya Pertamina ini sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah masuk ke zona hijau dan kami apresiasi. Pertamina ini kami dorong terus,” ucap dia.

Kendati demikian, ia menegaskan tak hanya BUMN yang didorong untuk memenuhi persyaratan dalam aplikasi PRISMA 2.0, tetapi juga perusahaan lain melalui berbagai pertemuan sosialisasi maupun edukasi.

Yasonna pun mengimbau agar tak perlu ada ketakutan bagi perusahaan untuk melakukan penilaian mandiri melalui aplikasi PRISMA 2.0 lantaran tidak ada sanksi apabila perusahaan tidak masuk ke zona hijau.

“Dulunya ada ketakutan sanksi, tapi sekarang kami dorong dulu perusahaan-perusahaan itu dengan cara self assesment bagi perusahaan. Kami sediakan aplikasi prisma tadi,” tutur Yasonna.

Adapun PRISMA telah dibentuk sejak 2021 untuk memudahkan pelaku usaha di semua sektor usaha dalam melakukan penilaian mandiri dengan menilai kondisi aktual yang berpotensi menimbulkan dampak atau risiko terhadap usahanya.

Aplikasi berbasis situs web itu juga menjadi bagian dari upaya pengarusutamaan bisnis dan HAM di Tanah Air.(ANTARA)

Berita ini merupakan kerjasama diseminasi LKBN Antara dengan Kabar6.com




Buku ‘Yang Muda yang Bekerja’, Andika Hazrumy Cerita Kesuksesan Diusia Muda

Kabar6.com

Kabar6-Mantan wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, kesuksesan dimasa muda menjadi idaman semua orang. Akan tetapi, tidak banyak yang mengetahui beratnya tanggung jawab yang menyertai kesuksesan diusia muda.

“Melalui buku ini saya mencoba mengisahkan suka duka perjuangan karir saya sebagai politisi muda,” kata Andika saat menutup gelaran hari buku festival atau Harbukfest 2024 yang digelar IKAPI (ikatan penerbit Indonesia) Banten bekerjasama dengan Untirta Press di Kampus Untirta Sindagsari, Kota Serang, Minggu 19 Mei 2024.

Penutupan acara pameran buku dalam rangka memperingati hari buku Nasional yang digelar selama 7 hari tersebut diisi dengan bedah buku karya Andika Hazrumy yang berjudul Yang Muda yang Bekerja.

**Baca Juga:BIS Memprihatinkan, Mahasiswa UIN SMH Banten Tuntut Pemprov Banten Segera Bertindak

Untuk diketahui, dalam buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka tersebut, Andika mengisahkan bagaimana dia mengawali karier politiknya pada 2009 saat berusia 20-an tahun, dan berhasil terpilih menjadi Wakil Gubernur Provinsi Banten periode 2017–2022.

Dalam Yang Muda yang Bekerja, Andika mengisahkan suka, duka, dan segala tantangan yang harus dihadapinya sebagai pemimpin muda dalam kancah politik Indonesia. Tak hanya itu, ia juga membagikan berbagai pemikirannya pada generasi muda Indonesia agar pantang menyerah demi meraih kesuksesan sekaligus berbakti kepada nusa dan bangsa.

Dipaparkan Andika, pilihan terjun berkarir di dunia politik tak lepas dari jejak rekam keluarga besarnya di dunia politik. Mulai dari sang Ibu Ratu Atut Chosiyah yang pernah menjabat sebgai Gubernur Banten hingga sang Ayah Hikmat Tomet (Almarhum) yang juga politisi Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Serang-Cilegon.

Sebagai anak muda, diakui Andika yang dibutuhkannya untuk dapat menekuni karir politik tersebut adalah dengan belajar. Menurutnya pilihan mengawali karir sebagai Anggota DPD RI adalah sebagai jalan yang tepat untuk belajar yang dimaksud.

“Kan bisa saja mungkin anak muda dengan latar belakang keluarga politisi lalu terjun ke politik langsung dengan memilih menjadi kepala daerah. Tapi saya sadar kita harus belajar dalam sebuah komunitas yang tepat terlebih dahulu sebelum bisa memimpin sebuah daerah,”paparnya.

Maka, lanjutnya, pada kesempatan bedah buku tersebut Andika berulang kali menekankan mengenai pentingnya proses belajar bagi anak muda sebelum memutuskan untuk terjun menekuni satu bidang tertentu.

“Belajar yang saya maksud tentunya bukan hanya belajar formal seperti di sekolah dan kampus,” ujarnya.

Lebih jauh Andika berharap anak muda di Banten khususnya dapat mengambil pelajaran dari buku yang ditulisnya tersebut. Andika mengaku berterima kasih jika melalui buku tersebut banyak pihak anak muda yang mengaku terinspirasi.

“Tentu saja tujuan saya menulis buku tersebut adalah agar teman-teman anak uda di Banten khususnya dapat mengambil pelajaran di dalam kisah karir politik saya itu,” katanya.

Untuk diketahui, acara tersebut sebelumnya dibuka oleh Plt. Kepala Perpustakaan Nasional RI, Aminudin Azis. Saat membuka acara tersebut Aminudin menyampaikan pentingnya membaca buku. Azis menekankan perlunya memperbanyak kegiatan seperti Festival Hari Buku untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di masyarakat.

Azis juga mengungkapkan hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sebenarnya tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan adalah dengan menyediakan buku-buku yang sesuai dengan minat baca para calon pembaca. Azis berharap dengan adanya forum seperti ini, penulis dapat mengetahui kebutuhan pembaca dan penerbit dapat menerbitkan buku yang sesuai dengan minat masyarakat.

Festival Hari Buku 2024 Untirta yang berlangsung pada 13-19 Mei diisi dengan berbagai kegiatan, seperti diskusi buku, bedah buku, pameran buku, dan workshop literasi.

Untuk bedah buku sendiri, sejumlah nama popular mulai dari Juru Bicara Menteri Pertahanan RI, Dahnil Anzar hingga influencer Ria Ricis hadir secara terjadwal membedah buku karya mereka masing-masing.(Aep)




Dukungan Roni Mitra jadi Bupati Pandeglang Mengalir, Kini Giliran Emak-emak

Kabar6-Dukungan terhadap Kader Gerindra Pandeglang, yakni Roni Mitra untuk maju di Pilkada Pandeglang 2024 terus mengalir dari masyarakat ditiap Dapil di wilayah tersebut.

Sebelumnya, masyarakat dari kalangan nelayan, pedagang dan petani di Dapil III dan IV Pandeglang, mendeklarasikan dukungan terhadap Roni Mitra untuk maju di Pilkada Pandeglang.

Kali ini, dukungan terhadap Roni Mitra tersebut juga mengalir dari kalangan emak-emak dan ratusan warga lainnya dari Dapil V dan VI Pandeglang.

**Baca Juga:BIS Memprihatinkan, Mahasiswa UIN SMH Banten Tuntut Pemprov Banten Segera Bertindak

Mereka mendeklarasikan diri dalam mendukung kader Gerindra tersebut untuk maju sebagai Calon Bupati Pandeglang di Pilkada 2024 nanti.

Salah seorang emak-emak di Dapil V asal Kecamatan Cikedal, Pandeglang, Nani mengungkapkan, ia dan kaum emak-emak yang lain mendukung Roni Mitra untuk maju di Pilkada Pandeglang, karena menginginkan Pandeglang maju dan makmur, sehingga masyarakat sejahtera.

“Apa lagi saya sebagai pedagang, memiliki harapan besar untuk kemakmuran Pandeglang, usaha lancar dan harga sembako stabil,” ungkapnya, Senin (20/5/2024).

Warga lainnya, Hartati berharap, pak Roni Mitra bisa maju di Pilkada Pandeglang, karena ia meyakini Roni Mitra mampu memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat Pandeglang.

“Apa lagi pak Roni Mitra merupakan warga asli Pandeglang, beliau pasti mampu memajukan daerah ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Menurutnya, sosok Roni Mitra merupakan figur yang layak untuk memimpin Pandeglang, untuk itu, ia dan warga lainnya sangat mendukung Roni Mitra maju di Pilkada Pandeglang.

“Kami sangat mengenal pak Roni Mitra, beliau orang yang baik dan asli Pandeglang. Harapan kami pak Roni Minta bisa memimpin Pandeglang,” ujarnya.

Emak-emak lainnya, Saadah menambahkan, sebagai warga di Dapil V ia menginginkan Roni Mitra yang merupakan putra daerah Pandeglang maju di Pilkada nanti.

Apalagi, sosok Roni Mitra dikenal sangat dekat dengan masyarakat baik kepada kalangan petani, nelayan, pedagang maupun kalangan masyarakat lainnya.

“Untuk itu, sosok Roni Mitra sangat layak memimpin Pandeglang, karena sudah tahu tentang kondisi dan harapan masyarakat Pandeglang,” tambahnya. (Aep)




BIS Memprihatinkan, Mahasiswa UIN SMH Banten Tuntut Pemprov Banten Segera Bertindak

Kabar6-Kondisi Banten Internasional Stadium (BIS) yang terletak di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten, saat ini sangat memprihatinkan.

Hal ini disoroti oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Federasi Olahraga Mahasiswa (FORMASI) UIN SMH Banten.

Stadion berkapasitas 30 ribu penonton ini dibangun dengan biaya Rp 1 triliun dan diresmikan pada tanggal 9 Mei 2022, pada masa kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Namun, dua tahun setelah peresmiannya, stadion ini tidak menunjukkan aktivitas keolahragaan yang berarti.

“Dua tahun berlalu, kini kondisi stadion seolah menjadi pajangan sudut Kota Serang. Pasca diresmikan, tidak ada aktivitas keolahragaan,” kata koordinator aksi Didi Kurniawan, Senin (20/5/2024).

**Baca Juga:Cagub Banten Harus Bisa Bikin Rakyat Banten Bahagia

Pembangunan BIS didasari untuk kepentingan keolahragaan masyarakat. Namun, hingga saat ini, masyarakat belum bisa merasakan manfaat dari stadion ini.

Dengan biaya yang cukup besar, Pemprov Banten terkesan melakukan penghamburan anggaran. Hal ini diperparah dengan akses menuju stadion yang sulit dijangkau, sehingga investor pun enggan untuk berinvestasi.

Diketahui, untuk biaya peresmian, Pemprov Banten mengucurkan dana sebesar Rp 2,4 miliar.
Meskipun selesai diresmikan, Pemprov Banten harus mencicil utang ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) hingga 2028 ke depan.

Total utang Pemprov Banten  ke PT SMI pada tahun 2020 adalah sebesar  Rp851.771.808.150. Sebagian besar utang
itu dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan stadion bertaraf internasional pertama di Banten tersebut.

Menanggapi hal ini, mahasiswa UIN SMH Banten menuntut Pemprov Banten untuk segera membuka akses jalan baru menuju stadion, menggunakan SIB pada ajang event baik Liga 1, 2 dan 3 dan mengembalikan fungsi BIS sesuai dengan rencana awal pembangunan mempromosikan BIS. “Kami sangat menyayangkan apabila stadion tersebut bernasib sama dan menjadi daftar Stadion terbengkalai di Indonesia,” ujar Didi.(Aep)




Partai Gelora Tolak Usulan Politik Uang Dilegalkan dalam Pemilu

Kabar6-Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah menilai usulan agar politik uang (money politic) dilegalkan dalam pemilihan umum (Pemilu), sebagai tanda bahwa partai politik telah kehilangan akal untuk mengatasi kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam pemilu.

“Pengakuan partai terbesar dari Komisi II DPR RI bahwa money politic telah menjadi budaya dalam pemilu kita, artinya partai politik telah kehilangan akal dalam mengatasi kecurangan,” sebut Fahri dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/5/2024) merespon usulan seorang politisi PDI Perjuangan yang duduk di Komisi II DPR RI.

Menurut Fahri, dengan adanya usulan dan pengakuan mengenai politik uang tersebut, maka semakin jelas bahwa selama ini, ada pihak yang teriak-teriak curang padahal dirinya sebagai pelaku kecurangan. **Baca Juga: Dukung Suksesnya Pilkada, Pemkot Tangerang Teken NPHD

“Sekarang kita mengerti tentang maling teriak maling. Seolah pilpres yang curang padahal pileg-lah yang curang,” ujar Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019 tersebut.

Diingatkan Fahri, partai politik semestinya menjadi think tank atau lembaga pemikir dan intelektual yang berkontribusi pada bangsa, bukan mesin kekuasaan maupun lembaga bisnis.

Sebab menurut dia, kerusakan sebuah negara demokrasi, bisa dilihat setidaknya dari tingkah laku parpolnya, apalagi yang masuk dalam lingkaran kekuasaan.

“Untuk itu, mendesak segera dilakukan pembenahan agar parpol dan sistem demokrasinya sehat,” kata politisi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut seraya berharap parpol dapat berbenah, mengingat mereka adalah tulang punggung demokrasi.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hugua meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk melegalkan politik uang dalam kontestasi pemilu.

Dia menilai, politik uang adalah satu aktivitas yang sulit dihilangkan.

Menurut Hugua, para caleg juga sulit terpilih jika tanpa melakukan politik uang. Sehingga, dia menilai politik uang lebih baik dilegalkan dan dimasukkan dalam Peraturan KPU (PKPU) dengan batasan-batasan tertentu, sehingga bisa membuat aktivitas politik uang bisa lebih dikontrol.

“Tidakkah kita pikir money politics dilegalkan saja di PKPU dengan batasan tertentu?. Karena money politic ini keniscayaan, kita juga tidak money politic tidak ada yang memilih, tidak ada pilih di masyarakat karena atmosfernya beda,” kata Hugua saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR bersama KPU, Bawaslu, DKPP, dan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2024) lalu.(red)




Dukung Suksesnya Pilkada, Pemkot Tangerang Teken NPHD

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, menunjukkan komitmen dan dukungan dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024.

Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tentang pelaksanaan dana hibah pengamanan penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tahun 2024, yang diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu, TNI dan Polri, yang digelar di Ruang Wali Kota Tangerang, Senin (20/5/2024). **Baca Juga: Visi Misi di PKB, Ratu Ageng Rekawati Janji Benahi Pengangguran di Banten

Hibah yang diberikan yakni kepada KPU sebesar Rp Rp 36.738.174.450 (Tiga Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Seratus Tujuh Puluh Empat Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah), Bawaslu Rp 4.000.000.000 (Empat Miliar), Polres Rp 5.129.335.000 (Lima Miliar Seratus Dua Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) dan TNI Rp 1.193.491.500 (Satu Miliar Seratus Sembilan Puluh Tiga Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Ribu Lima Ratus Rupiah).

Pj Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan, hibah tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan penyelenggaraan Pilkada, seperti logistik, sosialisasi, dan juga pengamanan.

“Ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam mendukung suksesnya Pilkada 2024 dengan jujur, adil, dan transparan,” ujar Nurdin.

Nurdin menyampaikan apresiasi kepada KPU, Bawaslu, Polres, dan TNI atas kerja sama dan dukungannya dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan Pilkada 2024.

“Penyelenggaraan dan pelaksanaan Pilkada yang sukses membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Saya harap bantuan hibah ini dapat membantu melancarkan pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Tangerang,” katanya.

Sukses Pilkada 2024, Kata Alumnus Universitas Indonesia ini, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah dan penyelenggara Pemilu, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat.

“Alhamdulillah, Pilpres kemarin berjalan kondusif, ini semua berkat kerja sama kita semua. Mari kita terus ciptakan suasana yang kondusif dan aman selama Pilkada 2024 berlangsung,” tandasnya. (Oke)




Visi Misi di PKB, Ratu Ageng Rekawati Janji Benahi Pengangguran di Banten

Kabar6- Ratu Ageng Rekawati bakal calon Gubernur Banten memaparkan visi misinya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten, Senin (20/5/2024). Ratu Ageng berjanji akan membenahi perekonomian untuk menurunkan angka pengangguran di tanah Jawara termasuk peningkatan sumber daya manusia.

“Tentunya maju itu perekonomian Banten lebih baik pengangguran berkurang tingkat kemiskinan berkurang dan Banten menjadi sejahtera dengan tingkat sumber daya manusianya lebih,” kata Ratu Ageng.

Menurutnya, dari delapan kabupaten kota di Banten tentu memiliki persoalan yang berbeda-beda. Namun peningkatan SDM sangat dibutuhkan di Banten. **Baca Juga: Cagub Banten Harus Bisa Bikin Rakyat Banten Bahagia

Pasalnya, sejak Banten lepas dari bagian dari Provinsi Jawa Barat dan menjadi provinsi sendiri, para pendiri bercita-cita agar kemiskinan dapat dientaskan.

“Sudah 24 tahun menjadi provinsi yang tentunya tujuannya para pendiri-pendiri itu ingin Banten sejahtera dan mengurangi kemiskinan,”ungkapnya.

Kemudian, kata dia, untuk kesehatan diberikan pelayanan gratis, untuk menunjang kesejahteraan masyarakat Banten.

“Kita optimis apapun yang kita lakukan kita harus optimis, karena apapun yang kita melangkah itu ada pertanggungjawabannya. Alhamdulillah kita ada di posisi sekarang ini, berkat doa dan dukungan masyarakat Banten. Terutama para alim ulama yang ada di Banten mendukung mensupport dan mendoakan dengan izin Allah,” tuturnya.

Diketahui, PKB Banten menggelar paparan misi misi terhadap kandidat bakal calon Gubernur Banten yang bakal diusung PKB. Sejumlah kandidat yang hadir menyampaikan visi misi diantaranya, Airin Rachmi Diany, Ahmad Dimyati Natakusumah, Ratu Ageng Rekawati, Arief R Wismansyah. (aep)




Polresta Serkot Amankan Puluhan Remaja Pelaku Tawuran di Kasemen

Kabar6-Sekitar 20 remaja dari dua kelompok pelaku tawuran diamankan Satgassus Perintis Presisi Polresta Serkot, di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Usai dilakukan pemeriksaan, hanya tiga remaja yang ditindak lanjuti, karena terbukti membawa senjata tajam hingga otak pelaku tawuran. Mereka diamankan pada Senin dini hari, 20 Mei 2024, sekitar pukul 03.00 WIB.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, di Kasemen, diamankan 20 orang yang sedang melaksanakan tawuran, yang akan kami proses lanjut ada tiga orang, karena peranannya telah tercukupi secara alat bukti, yang lainnya pembinaan Polresta Serkot,” ujar Kombes Pol Sofwan Hermanto, Kapolresta Serkot, Senin, (20/05/2024). **Baca Juga: Airin Setuju Pemekaran Daerah Kabupaten di Banten

Puluhan remaja pelaku tawuran yang diamankan Satgasus Perintis Presisi Polresta Serkot, hasil operasi cyber yang dilakukan tim tersebut.

Informasi awal diperoleh pada Senin dini hari, 20 Mei 2024, sekitar pukul 00.15 WIB. Kemudian dilakukan pengintaian, hingga akhirnya terjadi tawuran dan dilakukan penangkapan pukul 03.00 WIB.

“Ketiga orang tersebut masih remaja, pelajar SMA (satu orang), kemudian dua lainnya sudah tidak sekolah, terakhir tingkat SMP kelas dua dikeluarkan dan sampai kelas 3,” terangnya.

Para pelaku tawuran yang menaiki sepeda motor hingga mobil, mereka pun lari tunggang langgang saat Satgassus Perintis Polresta Serkot datang ke lokasi tawuran.

“Yang launnya masih pengejaran. Kelompoknya Teakser, lawannya Kambela,” jelasnya.(dhi)