oleh

60 BKK SMK dengan PT PNM Gelar MoU, Disnaker Turun Tangan

Kabar6-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menjabatani jalinan Memorandum of Understanding (MoU) antara 60 Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Tangerang dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berlangsung di kantor Disnaker, Rabu (13/4/2022).

Kepala Disnaker, Ujang Hendra Gunawan mengatakan, lewat kerjasama ini para lulusan 60 SMK tersebut, dapat langusng mengirim CV dan diutamakan dalam mengikuti penyaringan tenaga kerja baru di PT PNM.

“Lewat MoU ini bisa memperkuat komitmen satu sama lain. Sehingga, tujuan utama untuk menekan angka pengangguran pada lulusan SMK bisa berhasil,” ujar Ujang.

Ujang mengatakan, dimana wadah perusahaannya sudah ada sehingga nantinya akan terus ditambah. Ujang meminta sekolah mempersiapkan SDM yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja.

PT PNM dengan jalinan kerjasama ini membuka kesempatan kerja hingga 100 lowongan baru setiap bulannya. Sedangkan waktu penyaringan atau interview berlangsung setiap Kamis disetiap minggunya.

“Kalau kerjasama dengan BKK ini secara lokasi dan waktu akan fleksibel. Jika di sekolah tersebut banyak siswa yang mau diintervew maka bisa kita gelar langsung di sekolah. Jika sedikit dan digabung dengan sekolah lainnya, bisa kita gelar di kantor Disnaker seperti biasanya. Terpenting terus kita jalin komunikasinya,” ujar M Akbar Pamungkas, Human Resources Business Partner Officer PT PNM.

Sementara itu, Forum BKK Kota Tangerang pun menyambut antusias atas jalinan kerjasama ini. Ketua Forum BKK Kota Tangerang, Dian Riviana pun mengaku langsung menjalin komunikasi dengan ketua BKK di 60 SMK tersebut.

**Baca juga: Ketua Forwat Bakal Nyaleg 2024

Hal tersebut langsung membangun bank data terkait siswa yang akan segera lulus tahun ini. Apakah ingin langsung ke dunia kerja atau lanjut ke Universitas.

“Para siswa yang mengisi data ingin bekeja bisa dikumpulkan, dilakukan pendekatan apakah sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja atau fashion anak tersebut di PT PNM ini. Sehingga, nanti bisa langsung disalurkan untuk mengikuti seleksi kerja. Harapannya pasti sama, semoga anak-anak bisa langsung bekerja dan angka pengangguran bisa kian berkurang,” tandasnya. (Oke)