oleh

42 Napi Tewas Terpanggang, Kakanwil Banten: Tidak Sempat Dikeluarkan

Kabar6-Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, diduga kuat dikunci oleh petugas dari luar sel penjara. Petugas disebutkan tidak sempat membuka kunci saat kobaran api dinihari tadi semakin membesar melanda bangunan berisi 122 orang.

Tercatat sebanyak 41 orang di antaranya tewas, delapan luka berat dan sisanya luka ringan. 40 orang yang meninggal dunia terpanggang merupakan narapidana kasus narkoba.

“Terbakar, karena memang kamar semua dikunci jadi ada yang tidak sempat dikeluarkan dari kamar,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten, Agus Toyib, Kamis (8/9/2021).

Ia menyebutkan, saat ini penghuni Lapas Kelas 1 Tangerang mencapai 2.072 orang Warga Binaan Pemasyarakatan.

Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM memastikan kapasitas Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang melebihi kapasitas. “Dari kapasitas yang seharusnya hanya 40, tapi diisi 120an,” terang Kepala Bagian Humas dan Protokol, Rika Aprianti, di lokasi perkara.

Ia menerangkan, untuk Lapas Kelas I Tangerang, ada 19 sel tahanan. Setiap sel seharusnya diisi 40 tahanan. Namun saat ini diisi oleh 120an tahanan.

**Baca juga: Tim DVI Identifikasi 41 Jenazah WBP Lapas Kelas 1 Tangerang

Secara keseluruhan Lapas Klas I Tangerang hanya diisi oleh 900 tahanan saja, namun saat ini diisi oleh 2.069 orang.

“Tentunya over capacity ini bukan alasan, tapi tantangan yang harus kami hadapi. SOP tetap kami jalani, tetap berjalanan, apalagi penanganan kebakaran seperti ini,” klaim Rika.(yud)