oleh

4 Hal yang Jangan Dilakukan Saat Diet Agar Tubuh Tidak ‘Rusak’

Kabar6-Tidak selamanya diet berhasil membuat seseorang mencapai tujuannya, berat badan turun sesuai target. Beberapa orang justru melakukan kesalahan ketika mereka diet. Mereka beranggapan, diet yang benar adalah dengan mengurangi porsi makanan yang masuk ke tubuh.

Padahal untuk bisa menurunkan berat badan, Anda harus menyeimbangkan kalori yang masuk dengan kalori yang dikeluarkan setiap harinya. Namun banyak orang yang masih tidak paham dengan diet apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Ketika hal itu terjadi, maka dampak yang harus diterima oleh tubuh pun cukup berat, hingga kemudian Anda jatuh sakit.

Sebuah laporan yang dipublikasikan di jurnal The Lancet, melansir Health, menyebutkan bahwa satu per lima dari kematian yang terjadi di seluruh dunia terjadi karena diet yang salah. Dijeaskan, diet yang salah itu kemudian membuat orang terkena penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes tipe 2. Berikut beberapa hal yang jangan dilakukan agar diet Anda bisa maksimal sekaligus tidak merusak tubuh:

1. Tidak makan Kacang-kacangan
Kebanyakan orang yang diet menghindari mengonsumsi kacang-kacangan, karena dianggap mengandung lemak, sehingga tidak sejalan dengan program diet yang sedang dijalani.

Namun, hal itu ternyata salah besar. Seseorang yang sedang menjalankan program diet justru dianjurkan untuk makan kacang-kacangan, karena mengandung banyak nutrisi baik untuk tubuh selama program diet berlangsung.

Beberapa kandungan yang ada di dalam kacang-kacangan antara lain adalah protein, serat, lemak sehat, dan juga vitamin. Sebuah penelitian bahkan menganjurkan seseorang untuk bisa mengonsumsi kacang-kacangan sebesar 21 gram dalam sehari. Sayangnya, asupan kacang-kacangan ke dalam tubuh manusia saat ini hanya sekira tiga gram sehari.

2. Mengurangi minum susu
Minum susu dianggap banyak orang bisa menambah berat badan karena rasanya manis dan kandungan gula serta lemak di dalamnya. Mengonsumsi susu untuk kebutuhan sehari-hari pun masih menimbulkan perdebatan.

Namun bagi seseorang yang menjalankan diet, mengurangi minum susu justru akan tidak baik bagi kesehatan tubuh. Meski begitu, susu yang disarankan untuk diminum ketika program diet adalah susu murni.

Selama ini, susu murni telah dikaitkan dengan risiko diabetes yang cukup rendah. Selain tidak mengandung banyak gula, susu murni juga dapat membantu anak-anak menyerap vitamin D lebih baik, agar mereka memiliki kesempatan membuat tubuh membentuk tulang yang lebih kuat.

3. Terlalu sedikit makan biji-bijian
Selain tidak makan kacang-kacangan, kebanyakan orang yang sedang diet memilih tidak memasukkan biji-bijian dalam menu dietnya.

Hal ini merupakan keputusan yang salah, karena biji-bijian merupakan sumber potensial guna menurunkan risiko penyakit jantung, memberikan kesehatan pada sistem pencernaan, dan untuk menjaga berat badan.

Sebuah riset menyebutkan, asupan rata-rata biji-bijian ke dalam tubuh manusia saat ini hanya 29 gram per hari. Jumlah tersebut jauh dari yang distandarkan yaitu sekira 125 gram per hari.

Minimnya asupan biji-bijian tersebut membuat Pemerintah Amerika Serikat mengklaimnya sebagai faktor utama penyebab kematian di Negeri Paman Sam.

4. Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin, soda, dan daging olahan
Terlalu banyak minum soda akan membuat seseorang bertambah berat badannya, terkena diabetes, dan mengalami kerusakan gigi. Namun, diet soda juga sama buruknya dengan terlalu banyak minum soda.

Diet minum soda dikaitkan dengan timbulnya banyak penyakit seperti peningkatan risiko stroke, serangan jantung, dementia alias pikun, dan juga penambahan berat badan.

Hal lain, terlalu banyak mengonsumsi makanan bersodium juga diketahui bisa meningkatkan tekanan darah, stroke, dan serangan jantung. Sementara itu, mengonsumsi daging olahan juga bisa meningkatkan risiko seseorang menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. ** Baca juga: Cara Menyimpan Minyak Goreng Bisa Pengaruhi Masa Kedaluwarsanya

Apabila saat melakukan diet Anda tetap minum soda, mengonsumsi makanan asin serta daging olahan, disarankan untuk mengonsumsi secukupnya dan hindari porsi yang berlebihan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru