30 Bangunan di Lokasi Mesum Alang-alang Bakal Dibongkar

PMKS dijaring Satpol PP Tangsel beberapa waktu lalu.(yud)

Kabar6-Tahapan rencana penertiban pada kawasan mesum di Alang-alang, Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sudah mulai dilakukan. Aparatur wilayah setempat menyusun skema agar kegiatan berlangsung lancar dan kondusif.

Lurah Buaran, Ali Hidayat mengatakan, penanganan terhadap warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan Alang-alang bukan pekerjaan mudah. Makanya, perlu penanggulangan secara komprehensif.

“Mereka (PMKS) juga manusia, makanya perlu dimanusiakan. Caranya gimana sekarang ini masih kita bahas,” katanya, Senin (21/3/2016). **Baca juga: Camat Serpong: Penertiban Warem Alang-alang Pakai Cara Persuasif.

Data yang tercatat, terang Ali, di RT 01 RW 06 ada sekitar 30 bangunan rumah semi permanen. Bangunan rumah kontrakan itu dijadikan oleh penghuninya sebagai tempat usaha cafe musik dangdut. **Baca juga: Warem ‘Alang-alang’ Segera Dibongkar.

Semua rumah dipastikan menyediakan wanita pemandu, pekerja seks komersial yang jumlahnya ada sekitar 300 orang. Semuanya berasal dari luar Kota Tangsel. **Baca juga: PKL di Pasar Serpong Kembali Bermunculan.

“Pola pengusuran pun harus dilakukan secara damai. Jangan sampai terjadi bentrokan antara aparat dengan penghuni Alang-alang,” terang Ali.

Ditambahkannya, dalam program penertiban ini Pemerintah Kota Tangsel mengerahkan Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat.

Satuan Kerja Perangkat Daerah di atas bertugas memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para PMKS. Tujuan strategisnya agar mereka bisa kembali terjun ke tengah masyarakat dengan berwirausaha.

“Ada sebagian warga yang keberatan juga dengan predikat Alang-alang terkesan jelek. Padahal enggak semuanya kayak begituan,” tambah Ali.(yud)