oleh

3 Profesi yang Disebut Miliki Risiko Tinggi Terkena Kanker

Kabar6-Ada beragam profesi yang digeluti para pekerja, dengan waktu kerja yang berbeda pula. Namun tahukah Anda, beberapa pekerjaan disebut bisa mendatangkan penyakit bagi tubuh? Benarkah demikian? Melansir Okezone, berikut adalah beberapa pekerjaan yang bisa menimbulkan risiko kanker:

1. Pramugari/pramugara
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health, awak kabin pesawat akan terpapar radiasi pengion lebih banyak pada ketinggian tertentu.

Hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa mereka dapat mengembangkan sejumlah kanker, termasuk yang mempengaruhi payudara, leher rahim, rahim, tiroid, esofagus, usus besar, perut, hati, dan pankreas.

Selain itu tingkat kanker payudara pada pramugari wanita, 50 persen lebih tinggi daripada wanita yang tidak bekerja di bidang itu, sedangkan tingkat kanker kulit non-melanoma juga empat kali lebih tinggi.

2. Pilot
Kokpit pesawat sama berbahayanya dengan kabin pesawat. JAMA Dermatology melaporkan bahwa pilot dan anggota awak lainnya memiliki dua kali lipat tingkat melanoma daripada orang biasa. Selain itu, menghabiskan satu jam di kokpit bisa menghadapkan pilot kepada radiasi UVA.

Bahaya radiasi UV dapat meningkat ketika terbang di atas awan tebal atau salju. Sementara para peneliti telah merekomendasikan bahwa kaca depan dengan perlindungan UV yang lebih baik harus dipasang untuk mengurangi radiasi. Pilot juga harus waspada tentang aplikasi tabir surya dan pemeriksaan kanker kulit.

3. Pekerja malam
Bagi Anda yang suka bekerja malam, harus lebih berhati-hati. Percaya atau tidak, bekerja di bawah cahaya terang sepanjang malam dapat meningkatkan risiko kanker. Sebuah studi MIT melaporkan, sel-sel membutuhkan isyarat cahaya, seperti tombol reset untuk jam. Ketika kehilangan tanda itu, Anda kehilangan ritme normal di setiap sel dalam tubuh Anda. ** Baca juga: 6 Kebiasaan Sehat yang Bantu Cerahkan Kulit

Akibatnya, protein yang mempromosikan kanker yang disebut c-myc terakumulasi dan memacu pertumbuhan dan perkembangan tumor. Para ilmuwan sedang mengerjakan obat-obatan yang dapat menargetkan gen peka cahaya dan membantu melindungi karyawan shift malam.(ilj/bbs)

Berita Terbaru