2017, Ada 12 kasus Serangan Difteri di Kabupaten Serang

Ilustrasi. (Ist)

Kabar6-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang menyebut bila sepanjang 2017, ada 12 kasus serangan Difteri di wilayahnya. Dari total serangan tersebut, dua penderita meninggal dunia, sedangkan sembilan kasus lainnya sudah dinyatakan sembuh dan kini ada satu penderita lagi yang masih menjalani penanganan medis.

“Dari 12 kasus yang terdeteksi, sembilan di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dua meninggal dunia dan satu masih dirawat,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati kepada wartawan, Rabu (6/12/2017).

Sri menyebut, saat kasus Difteri muncul, pihaknya langsung melakukan pencanangan Outbreak Respons Immunization (ORI) kepada seluruh warga mulai dari umur satu tahun sampai 18 tahun.

“Waktu awal, kita lakukan ORI di daerah yang ada kasusnya, kemudian berlanjut ke daerah lain,” ujarnya.

Sri juga menyebut, bahawa usai rapat dengan Kementerian Kesehatan mengenai wabah wabah difteri hari ini, selain Serang, daerah yang juga akan dilakukan imunisasi total ORI adalah Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.

“ORI ini jadi kita lakukan imunisasi, jadi semua masyarakat itu 1-18 tahun kita lakukan imunisasi ulang,” paparnya.**Baca Juga: Kemenkes Jadwalkan Imunisasi Difteri di Wilayah Banten

Setelah dilakukan pemantapan, imunisasi bakal dilakukan pemantapan dengan Dinkes tingkat Provinsi Banten pada minggu depan. Setelah itu, dilakukan persiapan di tingkat kabupaten sampai ke kecamatan untuk pelaksanaan imunisasi.

“Masyarakat harus sadar pentingnya imunisasi. Yang terkena kasus (di Kabupaten Serang) rata-rata yang belum imunisasi,” ucapnya.(BL/bbs)