oleh

2.000 Tukang Ojek Terima Bingkisan Lebaran Dari Irgan

Kabar6-Ramadhan penuh berkah. Itulah yang dirasakan ribuan tukang ojek dan warga di Kabupaten Tangerang hari ini, Minggu (28/7/2013).

Tak kurang dari 2.000 tukang ojek menerima bingkisan lebaran yang dibagikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Irgan Chairul Mahfiz di kediamannya, dibilangan Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Ya, bingkisan lebaran berisi sirup, biskuit dan kue-kue kering itu setidaknya telah membantu para tukang ojek dan warga sekitar dalam menjemput datangnya lebaran yang tinggal sebentar lagi.

Opik (36), salah satu tukang ojek yang mendapatkan bingkisan lebaran mengatakan,
sangat berterima kasih atas bantuan tersebut. Karena, tidak mungkin baginya membeli bingkisan lebaran pascakenaikan harga BBM sekarang ini.

“Jika semua orang kaya mau berbagi seperti pak Irgan, pastinya semua bisa senang saat lebaran,” imbuhnya.

Sementara, berbagi bingkisan lebaran bagi Irgan adalah sebuah tradisi, yang sudah turun-temurun diajarkan oleh keluarganya. Dan, kebiasaan itu sudah dilakukan jauh sebelum dirinya duduk di parlemen sebagai wakil rakyat.

“Seseorang yang diberikan karunia rezeki lebih, harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan terus berbagi dengan masyarakat yang ekonominya masih dibawah,” ujar Ketua PPP itu lagi.

Irgan berharap, bingkisan itu bisa membantu mereka yang masih berkategori ekonomi rendah untuk merayakan lebaran, sekaligus berbagi di bulan puasa yang berkah ini.

Bagi Irgan, tukang ojek perlu mendapatkan perhatian khusus mengingat mereka memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk keluarganya. 

Selain memiliki resiko yang tinggi dalam pekerjaannya, tukang ojek ini merupakan pekerja transportasi yang fital bagi kawasan yang tidak terjangkau alat transportasi umum.

“Mudah-mudahan mereka juga merasakan kebahagiaan bulan ramadhan dan lebaran nanti,” harapnya.

Selain memberikan paket lebaran, sebelumnya Ketua Fraksi PPP di DPR RI itu juga telah menggelar sembako murah kepada masyarakat tidak mampu.

Tak tanggung-tanggung, paket sembako seharga Rp. 50.000 disebar Irgan dengan harga Rp. 5 ribu kepada 5.000 warga disekitar lingkungan tempat tinggalnya.

“Meski tercatat sebagai warga dengan taraf ekonomi rendah, tapi belum tentu para tukang ojek tercover dengan program BLSM yang digulirkan pemerintah. Jadi, kita juga harus punya tanggungjawab dengan memberikan perhatian kepada mereka,” kata Irgan lagi.(iqmar/irsa)

Berita Terbaru