oleh

2 Lapak Limbah Terbakar, 1 Mobil Pick Up Gosong

Kabar6-Kebakaran hebat melahap habis dua lapak penampungan limbah industri di Jalan Raya Serang, KM 26, Desa Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (12/7/2013).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pasalnya, selain menghanguskan bangunan lapak, likdah api juga menghanguskan sebuah pick up yang ada dilokasi.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi di dua lapak limbah, masing-masing bernama Aprilia Jaya dan cahaya Limbah. Kobaran api yang membara diduga berasal dari lapak Aprilia Jaya yang dilanda Konsleting listrik.

“Asal api dari lapak milik Haji Herman, dan tiba-tiba saja membesar karena membakar kardus dan tiner yang ada dilapak limbah,” ujar Herman (42) warga yang meyaksikan api tersebut berasal, Jumat (12/7/2013).

Api dengan cepat melalap barang mudah terbakar seperti tiner dan kardus yang ada di lapak limbah. Tak hanya itu, kendaraan pengangkut limbah suzuki pick up dengan nopol A 8086 KC turut ludes terbakar.

Usai melahap lapak Aprilia Jaya api kemudian melebar dan melalap bahan mudah terbakar disebelahnya. “Angin kencang mendorong api ke lapak Cahay Limbah, disana juga banyak bahan mudah terbakar,” terang herman.

Wakil Komandan Pleton Kompi B Damkar Kabupaten Tangerang, Khadafi mengatakan, pihaknya menerjunkan tiga unit pemadam ke lokasi kebakaran. Namun lantaran kesulitan memperoleh sumber air, proses pemadaman terhambat.

“Kendala kami di sumber air, disini susah mencari sumber air ditambah bahan mudah terbakar dari kedua lapak limbah tersebut,” ungkap Khadafi kepada Kabar6.com.

Menurut Khadafi, sedianya kebakaran di lapak limbah tersebut bukan yang pertamakali terjadi. Dari catatannya, diperkirakan kasus serupa sudah 3 kali terjadi di tempat yang sama.

“Ini sudah kali ketiganya kami kesini, padahal kami juga sudah menyarankan kepada kedua pemilik lapak, untuk meningkatkan standart keamanan listriknya,” tukas Khadafi.(Agm)

Berita Terbaru