oleh

17 Agustus di Situ Ciledug Ditarget Pecahkan Rekor MURI

Upacara 17 Agustus di Situ Ciledug tahun kemarin.(yud)

Kabar6-Peringatan 17 Agustus di Situ Ciledug atau Tujuh Muara, di Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali digelar.

Rencananya, bakal ada yang berbeda pada perhelatan acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik ke-71 tahun 2016 kali ini. Dan, upacara itu akan diprakarsai oleh OKP Ganespa.

Ketua panitia pelaksana, Khairul Aditya mengatakan, tahun ini konsep yang dikemas berbeda dari acara serupa sebelumnya. Pada prosesi upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih nanti akan diikuti ratusan orang peserta.

“Insya Allah kami targetkan dapat pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) karena diikuti 350 peserta,” katanya ditemui di Sekretariat OKP Ganespa, Kamis (28/7/2016).

Adit jelaskan, panitia pelaksana kemarin telah melakukan koordinasi dengan pihak MURI. Lembaga yang didirikan oleh Jaya Suprana itu memastikan, jika jumlah peserta mencapai 50 orang pun sudah dapat menembus catatan rekor.

Nantinya semua petugas serta peserta upacara akan memakai pelampung selama prosesi upacara berlangsung. Menurutnya, hal itu malah diyakini dapat memacu rasa nasionalisme kaum muda di Tangsel.

“Jadi lokasi upacara peringatan 17 Agustusan juga bisa dilaksanakan di situ, sebagai lahan konservasi dan resapan air,” jelasnya.

Adit bilang, pemilihan lokasi upacara bendera bisa diselenggarakan dimana saja. Termasuk di Situ Ciledug, yang tak akan mengurangi kekhidmatan saat detik-detik proklamasi.

Kegiatan upacara mengapung 17 Agustus yang digagas kaum muda di Kota Tangsel ini turut melibatkan banyak kelompok. Diantaranya, organisasi aktivis lingkungan hidup, penggiat alam bebas, perguruan tinggi dan sekolah menengah atas sederajat yang ada di Kota Tangsel. **Baca juga: Kodim 0506 Tangerang Gelar Karya Bakti Normalisasi Sungai.

Perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Tangsel pun turut digandeng. Ditanya apa pesan moral yang terselip dari pemilihan lokasi perayaan 17 Agustus di lahan konservasi dan resapan air. **Baca juga: HUT RI ke 69, Pemuda Tangsel Upacara Mengapung di Situ Ciledug.

“Jadi bukan hanya rakyatnya saja yang mesti merdeka. Tapi alam dan lingkungan hidup sekitarnya juga harus bebas dari penjajah,” tegas Adit.(yud)

Berita Terbaru