oleh

Zona Merah Covid-19, Dinkes Tangsel Minta Masyarakat Tak Khawatir

Kabar6-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel) meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan status zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendralin menerangkan, hal itu karena penyebabnya bukan jumlah kasus yang melonjak minggu ini.

“Namun data lama yang baru terinput dikarenakan adanya perbedaan data yang dimasukkan ke dalam NAR (New All Record, red),” ujarnya melalui rilis yang diterima Kabar6.com, Rabu (7/4/2021).

Allin mengatakan, pihaknya menganggap penginputan data di pusat belum seluruhnya dari yang dilaporkan oleh daerah. Maka dari itu terjadi perbedaan data antara data di pusat dengan data di daerah.

“Dimana data di daerah lebih banyak jika dibanding dengan data di pusat. Oleh karena itu sejak selasa kemarin pemerinah pusat melakukan sinkornisasi data dengan data yang ada di daerah,” ungkapnya.

Saat ini, Allin menerangkan, pihaknya terus melakukan upaya persuasif untuk memastikan jumlah penularan Covid-19 berada di bawah kendali dan tidak menyebabkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Namun, masyarakat untuk tetap waspada dan selalu mentaati protokol kesehatan, dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan,” tutupnya.

**Baca juga: Zona Merah Covid-19, Penjabat Sekda Tangsel Akui Lambat Input Data

Diberitakan sebelumnya, Hari ini pemerintah pusat menetapkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) zona merah nomor satu se-Pulau Jawa. Penjabat sekretaris daerah setempat, Bambang Noertjahyo mengakui bahwa hal tersebut karena terlambat menginput data.

“Kita mengalami keterlambatan input data yang menyebabkan Tangsel masuk ke zona merah,” ungkapnya di Balai Kota Tangsel, Rabu (7/4/2021).(eka)

Berita Terbaru