oleh

Yuk, Kenali Tanda Tubuh Kelebihan Garam

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Salah satu efek samping kelebihan sodium adalah diagnosa tekanan darah tinggi. Meskipun demikian, kondisi itu bukanlah satu-satunya sebab Anda berlebihan mengonsumsi garam.

Apa saja sih tanda lain tubuh kelebihan garam? Dikutip dari meetdoctor.com, berikut adalah lima gejala jangka pendek mengejutkan yang bisa terjadi ketika Anda tergila-gila makanan asin:

1. Cincin Anda menjadi sempit
Tidak ada penambahan berat badan, tapi mengapa cincin yang selama ini nyaman Anda kenakan menjadi terlalu sempit? Kemungkinan, itu disebabkan oleh retensi air yang terjadi ketika Anda terlalu banyak makan garam.

“Tubuh kita adalah seperti kerja mesin yang kompleks yang harus menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit,” kata Dr. Mehran Movassaghi dari Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, Caifornia.

Jika terlalu banyak sodium, otak Anda akan memicu pelepasan hormon yang memberitahu tubuh untuk menahan air sebanyak mungkin dalam upaya untuk menjaga terjadinya ketidakseimbangan di dalam tubuh.

2. Mulut kering
Setelah mengonsumsi makanan bersodium tinggi, tubuh Anda mulai merasakan bahwa kadar garam dan air dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Untuk mengembalikannya ke titik normal, Anda perlu mengasup lebih banyak air, kata Movassaghi. Akibatnya, otak mengirimkan sinyal rasa haus, dalam bentuk mulut terasa kering.

3. Sakit kepala
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal menunjukkan bahwa orang dewasa yang makan 3.500 mg sodium per hari memiliki risiko sakit kepala sepertiga lebih tinggi dari mereka yang hanya mengonsumsi 1.500 mg.

4. Sering ke kamar mandi
Terlalu banyak makan garam dapat membuat Anda buang air kecil tanpa henti. Ketika makanan bersodium tinggi masuk ke dalam tubuh, ginjal harus bekerja lembur untuk membersihkan garam ekstra, sehingga Anda menjadi lebih sering buang air kecil. ** Baca juga: Ingat, Helm pun Punya Batas Pemakaian Lho

5. Daya pikir menurun
Banyak makan garam dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga kemampuan Anda untuk berpikir jernih akan menurun. Orang yang mengalami dehidrasi, tampil buruk pada tes kognitif yang mengukur kemampuan konsentrasi, memori, penalaran dan waktu reaksi dibandingkan dengan ketika mereka cukup terhidrasi, demikian kata sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Nutrition. Dehidrasi juga dapat membuat suasana hati menjadi buruk.

Jadi, kurangi konsumsi garam dan makanan olahan yang biasanya tinggi sodium. Dianjurkan agar Anda mengonsumsi air secukupnya. “Hal ini supaya tubuh Anda mendapatkan kembali keseimbangannya,” kata Movassaghi. Setelah kembali normal, cobalah untuk menjaga asupan garam kurang dari 2.300 mg per hari.(ilj/bbs)

Berita Terbaru