oleh

Widiih…Para Pria Ini Hobi Koleksi Mayat

Wei Xinpeng.(bbs)
Wei Xinpeng.(bbs)

Kabar6-Umumnya orang yang gemar mengumpulkan benda-benda tertentu, akan mengoleksi perangko, uang kuno, mug dengan tema tertentu, atau souvenir dari berbagai negara.

Namun beberapa pria berikut memiliki hobi yang aneh sekaligus menyeramkan. Dikutip dari anehdidunia.com, mereka ternyata hobi mengumpulkan mayat.

Ini dia sosok pengoleksi mayat tersebut:

1. Anatoly Moskvin
Pria asal Rusia ini mengoleksi sebanyak 29 mayat perempuan. Mayat yang diincar khusus berusia 15-26 tahun. Polisi berhasil menemukan 29 mayat yang sudah diawetkan dan diberi pakaian lengkap di apartemen pria itu.

Anatoly menggali beberapa pemakanan di wilayah Volga River di Kota Nizhny Novgorod Rusia. Dalam pengakuannya, Anatoly mengatakan dia telah mendatangi setidaknya 750 pemakaman.

Polisi menduga jika pria yang mahir berbicara dalam 13 bahasa asing ini memiliki gangguan jiwa. Ternyata selain mengumpulkan mayat, Anatoly pun memiliki  hobi tidur di dalam peti.

Dikatakan sejarahwan yang telah menulis sejumlah buku mengenai peradaban dunia ini, dirinya mencari mayat-mayat perempuan hanya untuk kesenangan dan bahan penelitian.

2. Wei Xinpeng
Pria yang bekerja sebagai nelayan ini biasa memburu mayat di Sungai Kuning Tiongkok. Dia selalu memulai hari dengan duduk di tepi sungai sambil mengamati air Sungai Kuning yang keruh.

Wei yakin bahwa sungai itu pasti menyimpan mayat manusia entah korban kecelakaan atau bunuh diri. Dia lalu menjual mayat temuan itu kepada kerabat yang bersangkutan.

Setiap berhasil menemukan mayat, Wei akan mengumumkannya di koran lokal, dengan menyebutkan ciri mayat sehingga para kerabat dapat mengenalinya.

Wei meminta uang tebusan sekira Rp4,75 juta. Pria yang mengaku telah mengumpulkan sebanyak 500 mayat ini berkisah pekerjaan yang dilakoninya bermula ketika dia mencari sang anak yang hilang dan tenggelam di Sungai Kuning. Sayangnya, hingga kini anak Wei belum juga ditemukan.

3. Gunther von Hagens & Angelina Whalley
Pasangan suami istri Gunther von Hagens Angelina Whalley, asal berlin, menggagas sebuah museum dengan koleksi mayat yang dikuliti dan diawetkan untuk menunjukkan kompleksitas tubuh manusia.

Museum yang digagas Gunther, yang merupakan seorang ahli anatomi, itu penuh dengan mayat yang disuntikkan karet silikon dan resin yang dikenal dengan proses “plastinasi”.

Gunther dijuluki sebagai “dokter kematian”. Ia pernah mengadakan pameran kontroversial “Body Worlds” dengan cara berkeliling dunia sejak 1995 dan menarik sekitar 40 juta pengunjung.

Museum tersebut terletak di depan menara televisi Berlin di Alexanderplantz. Luasnya mencapai 1.200 meter persegi. Di dalam museum terdapat 20 mayat yang dikuliti sehingga tampak otot, organ, pembuluh darah, dan tulang.

Koleksi itu disusun dalam pose manusia hidup seperti duduk, peregangan, dan melakukan olahraga. ** Baca juga: Anehnya Kebijakan yang Berlaku di Korea Utara

Wah sepertinya menyeramkan ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru