oleh

Wicca Jadi Agama Tertua di Dunia yang ‘Kental’ dengan Sihir

Kabar6-Kekuatan sihir yang biasanya hanya dikenal lewat film atau karya fiksi, ternyata bisa dibuktikan secara ilmiah eksistensinya. Bukti itu ada pada agama tertua di dunia yang dikenal erat kaitannya dengan sihir.

Wicca disebut sebagai pagan modern yang berkembang di Inggris sekira abad ke-20. Agama Wicca, melansir anehdidunia, diperkenalkan pada 1954 oleh Gerald Brousseau Gardner (1884-1964), seorang pensiunan pegawai negeri Inggris. Gardner diketahui menghabiskan sebagian besar waktunya di Asia, sehingga dirinya akrab dengan berbagai kepercayaan gaib dan beragam praktik magis.

Selain itu, Gardner juga banyak membaca tulisan okultis Inggris Aleister Crowley, bergabung dengan komunitas okultis yang ritual keagamaannya meliputi penghormatan terhadap alam, praktik sihir, penyembahan dewi dan beberapa dewa lain.

Pada 1951, Gardner menerbitkan Witchcraft Today yang berisi ritual perkembangan sihir modern. Melalui buku itulah Gardner mendapatkan pengikut. Istilah ‘Witchcraft Modern’ kemudian berkembang sebagai Wicca.

Ajaran ini kemudian menyebar cepat ke AS mulai 1960. Agama Wicca didasarkan pada tradisi prakristen di Eropa Utara dan Barat. Kepercayaan dan ritual komunitas Wicca dikenal variatif tetapi sangat umum dan tidak asing. Misalnya, mereka percaya pada dewi, menghormati alam, dan memiliki kode etik tersendiri yang dinamakan Wiccan Rede yang menyatakan “Lakukan apa yang Anda mau, selama tidak membahayakan.”

Mereka juga gemar bermeditasi, memohon pada para dewa, mempraktikkan upacara sihir, berbagi makanan ritual, merayakan bulan baru, dan purnama, titik balik musim semi dan musim panas, begitu juga dengan Halloween yang mereka sebut sebagai Samhain.

Wicca muncul di Inggris yang sebagian besar beragama Kristen. Agama ini tentu menghadapi bermacam tantangan dari kelompok agama tersebut. Komunitas Wicca menyebut diri mereka sebagai witch atau penyihir.

Istilah penyihir bagi beberapa orang Kristen diidentifikasi sebagai ajaran setan jahat. Namun komunitas Wicca menyangkal hal tersebut, dan berusaha membangun ikatan dengan berbagai agama seperti Hindu dan agama lain yang berorientasi pada alam.

Konotasi tersebut membuat komunitas Wicca melanjutkan ritual agamanya secara rahasia karena takut akan penganiayaan. Sebagai agama yang berdasar pada tradisi prakristen, Wicca disebut sebagai tradisi asli Bangsa Inggris, Skotlandia, Irlandia, dan Wales yang berkembang sebelum 500 SM.

Asal usulnya dapat ditelusuri dari artefak yang serupa dengan ritual Wicca pada masa Paleolitik yang menyembah Dewa Pemburu dan Dewi Kesuburan. ** Baca juga: Dokter di India Keluarkan 236 Koin dan 100 Paku dari Perut Seorang Pasien

Situs ritual pada masa tersebut di antaranya Avebury/Silbury dan Stonehenge. Karena itulah, Wicca diterima sebagai agama tertua dan menjadi bagian dari legenda Inggris Kuno, lebih dari seribu tahun hingga 1951.

Konotasi ajaran setan yang dilemparkan pada komunitas Wiccan membuat mereka diburu pada awal periode modern di Eropa. Beberapa literatur menyebutkan lebih dari 10 juta jiwa tewas dalam perburuan tersebut, lebih dari 80 persennya adalah wanita.(ilj/bbs)

Berita Terbaru