oleh

Waspadai Hepatitis Akut, Dinkes Lebak Minta Warga Tingkatkan PHBS

Kabar6-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mengaku sudah mengeluarkan edaran ke fasilitas kesehatan rumah sakit maupun puskesmas terkait peningkatan kewaspadaan terhadap kasus hepatitis akut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 16 Mei 2022 menyampaikan, enam orang meninggal diduga terjangkit hepatitis yang masih belum diketahui penyebabnya.

“Kami sudah keluarkan edaran peningkatan kewaspadaan, dan peningkatan pemeriksaan. Pemeriksaan lebih teliti lagi, ketika ada gejala yang mengarah ke arah hepatitis segera ditindaklanjuti dan dilaporkan,” kata Kabid Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Lebak dr Firman Rachmatullah, Jumat (20/5/2022).

Firman mengatakan, berdasarkan edaran Kemenkes RI, hepatitis akut umumnya menimpa anak-anak usia 16 tahun ke bawah.

Gejala yang dicurigai mengarah ke hepatitis akut mulai dari demam, mual, muntah dan gangguan pada perut serta diare.

“Gejala-gejala ini bila timbul maka harus kita curigai dan segera ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah itu gangguan pencernaan biasa atau hepatitis,” terang Firman.

Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sambung Firman, menjadi salah satu upaya penting dalam pencegahannya.

“Penggunaan masker juga harus tetap dilakukan, kemudian kebiasaan mencuci tangan dengan sabun serta mengkonsumsi makanan-makanan yang bersih,” imbau Firman.

**Baca juga: 55 Bidang Tanah Aset Pemda Lebak Bermasalah

Sejauh ini Firman bersyukur, pihaknya belum mendapat laporan dari fasilitas kesehatan mengenai hepatitis akut tersebut.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada kasus yang terlaporkan diduga atau dicurigai hepatitis, baik dari rumah sakit pemerintah dan swasta,” katanya.(Nda)