oleh

Waspada, Ada Mikroplastik pada Apel dan Wortel

Kabar6-Banyak buah dan sayuran yang ternyata telah terkontaminasi mikroplastik. Kandungan ini tentu saja dapat memengaruhi kesehatan.

Diketahui, mikroplastik adalah zat plastik berukuran sangat kecil, bahkan tak lebih dari beberapa mikron, yang mulai mengancam kesehatan lingkungan serta biota laut.

Mikroplastik sendiri berasal dari polimer beserta zat turunannya seperti polystyrene. Selain polimer, zat ini ternyata juga berasal dari kantong plastik yang biasa kita gunakan, secara perlahan-lahan hancur tapi tidak terurai.

Menurut Maria Westerbos dalam Journal of Environmental Research, melansir Hitekno, apel adalah buah yang paling terkontaminasi oleh mikroplastik. Sedangkan wortel termasuk golongan sayuran yang paling banyak terkontaminasi.

“Selama bertahun-tahun kami telah mengetahui tentang plastik pada krustasea dan ikan. Tetapi, ini adalah pertama kali kami mengetahuinya dalam sayuran,” ungkap Westerbos.

Jika mikroplastik itu mengontaminasi sayuran, artinya segala sesuatu yang kita makan juga terkontaminasi plastik, seperti daging atau produk susu. Laporan tentang mikroplastik pada buah dan sayur ini pun menyerukan peninjauan terhadap efek dari mikroplastik terhadap kesehatan.

Sementara studi kedua dalam jurnal Nature Sustainability mengungkapkan, plastik yang disedot dengan air melalui sistem akar tanaman pangan. Para peneliti menemukan mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum. Kemudian, mikroplastik diangkut ke bagian tanaman yang bisa dimakan di atas permukaan tanah.

Sayuran akar seperti wortel, lobak dan sayuran berdaun seperti selada adalah kelompok sayuran yang paling berisiko terkontaminasi mikroplastik. ** Baca juga: Percepat Proses Penurunan Berat Badan dengan 7 Sayuran Sehat

Selama beberapa dekade, para ilmuwan percaya partikel plastik terlalu besar untuk melewati penghalang jaringan tanaman. Tapi, temuan baru ini menimbulkan keraguan serius atas keamanan makanan yang kita konsumsi.

“Diet lima hari mikroplastik dan bahan kimia beracun bukanlah yang diperintahkan oleh dokter. Saya meminta penyelidikan segera tentang bahaya racun mikroplastik untuk kesehatan,” kata Sian Sutherland, salah satu pendiri kelompok kampanye lingkungan A Plastic Planet. (ilj/bbs)

Berita Terbaru