oleh

Waspada 24 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Tangsel

Kabar6-Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melansir jumlah titik lokasi daerah rawan banjir. Titik lokasi tersebut telah menjadi wilayah langganan banjir saat intensitas curah hujan terus meningkat.

“Ada 24 titik lokasi. Termasuk di perumahan Pesona Serpong, Kademangan sudah tidak masukan sebagai daerah rawan banjir,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Tangsel, Bambang Hartoko, ditemui Kabar6.com di kantornya, kemarin.

Bambang memaparkan, ke-24 titik lokasi rawan banjir yang mayoritas adalah kawasan perumahan di kecamatan Serpong Utara diantaranya, Villa Mutiara di Jelupang, Kayu Gede I dan II di Paku Jaya. Sedangkan di kecamatan Pondok Arean antara lain, Sekretaris Negara di Pondok Kacang Timur, Pondok Maharta di Pondok Kacang Timur, Taman Mangu Permai di Jurang Mangu Barat, Pondok Pucung Indah II dan Makam ABRI.

Dilanjutkan titik lokasi rawan banjir di kecamatan Ciputat diantaranya, perumahan Pondok Payung Mas, Inhutani, Pondok Hijau, Cirendeu, Bukit Nusa Indah, Griya Bintaro, Ciputat Baru, jalan Arya Putra, Rooswood Garden, jalan Raya Maruga dan terakhir perumahan Puri Bintaro Indah.

Sedangkan di daerah kecamatan Serpong, titik lokasi rawan banjir berada di ruas Tol BSD KM 8. Bambang menambahkan, berbeda dengan lokasi di perumahan Villa Bintang Mas di Kranggan, kecamatan Setu, daerah tersebut rawan terjadi musibah tanah longsor.

“Faktor penyebabnya karena curah hujan yang tinggi dan luapan air yang berasal dari kali Angke,” papar Bambang.

Terkait dengan musibah yang terjadi akhir pekan kemarin, kata Bambang, pihaknya telah mengevakuasi warga korban banjir. Curah hujan yang terus meningkat belakangan ini membuat debit air di sungai Cisadane meluap dan menggenangi perumahan Pesona Serpong, Kademangan, kecamatan Setu.

“Perumahan tersebut banjir karena kiriman dari Bogor yang mengalir di sungai Cisadane,” ungkapnya.

Bambang menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas gabungan langsung bergerak menuju lokasi banjir. Petugas meminta warga segera meninggalkan rumah dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

BPBD Kota Tangerang Selatan, lanjut Bambang, menurunkan dua perahu karet lengkap dengan pelampung dan dayung, tenda barak, tempat tidur (felbet), mobil rescue satu unit dan motor trail dua unit. Bantuan selimut dan makanan dari SKPD terkait lainnya juga langsung dibagikan kepada para warga korban banjir.

“Kami juga mendapatkan bantuan dari OKP Ganespa yang ikut terjun mengevakuasi warga korban banjir. Sekarang sudah surut banjirnya,” tambah Bambang.(yud)

 

Berita Terbaru